Berdasar data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimataologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, Provinsi Riau tercatat mempunyai 5 titik api, terbanyak di Sumatera hari ini. Sedangkan Provinsi Sumatera Utara mengalami dua titik api. Selanjutnya, Provinsi Jambi hanya mempunyai 1 titik. Sehingga jumlah karhutla mencapai 8 titik di Sumatera hari ini.
Staf analisa Warih mewakili kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu mengatakan, karhutla tumbuh di sejumlah provinsi akibat pelung hujan yang terkadang hanya turun pada malam hari di sejumlah wilayah provinsi.
Sehingga cuaca cerah berawan dan temperatur tinggi siang hari masih membuka peluang terjadi kebakaran hutan dan lahan. Seperti Provinsi Riau yang mengalami cuaca cerah berawan dan temperatur tinggi siang ini, hanya mempunyai peluang hujan ringan pada malam nanti di sejumlah daerahnya. Sehingga kebakaran hutan dan lahan akan mudah terjadi seperti hari ini.(Surya)
Kebakaran Hutan dan Lahan Menyebar di 3 Provinsi
Kiki
Senin, 18 Januari 2010 - 11:19:36 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sedikitnya tiga provinsi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pasca meluasnya peluang hujan di wilayah Pulau Sumatera. Tiga provinsi yang menjadi korban titik api akbat karhutla, Senin (18/01/10) ini adalah Riau, Sumatera Utara dan Jambi.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan