"Tinggi gelombang perairan Selat Melaka dan Riau normal dengan ketinggian sekitar 0,5 meter hingga 0,75 meter. Keadaan itu relatif aman bagi pelayaran,"ungkap kepala kantor Badan Meteorologi Kliamatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Philip Mustamu melalui staf analisa Warih, Senin (25/01/10 di Pekanbaru.
BMKG mendapatkan tidak ada lagi pengaruh cuaca buruk terhadap gelombang Riau dan Selat Melaka. Hal ini karena tekanan rendah Laut Cina Selatan telah mereda. Sehingga pelayaran dinilai aman melalui jalur Selat Melaka dan perairan Riau seperti Rohil, Bengkalis, Dumai, Selat Panjang.
Sementara itu, gelombang pasang dengan ketinggian 1,5 meter hingga 2 meter masih perlu diwaspadai oleh pelayaran di periaran Pulau BAtam, Selat Singapura dan Tanjung Pinang, wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Gelombang tinggi mencapai 2 meter hingga 3 meter terjadi di perairan Natuna, Matak, Tarempa, Dabosingkep sekitarnya. Gelombang di sejumlah periaran Kepri tersebut perlu diwaspadai pelayaran, khususnya kapal tradisional yang sering dibawa nelayan untuk melaut.(Surya)
Gelombang Kepri Perlu Diwaspadai Pelayaran
Kiki
Senin, 25 Januari 2010 - 10:50:41 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Perairan pesisir Provinsi Riau dinyatakan aman bagi pelayaran. Keadaan itu menyusul tinggi gelombang normal sekitar 0,5 meter hingga 0,75 meter. Begitu juga dengan periaran Selat Melaka yang berdekatan dengan pesisir Riau tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan