Berdasar data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, Provinsi Riau mengalami karhutla sebanyak 4 titik. Sedangkan Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu dan Bangka Belitung masing-masing menjadi korban 1 titik karhutla.
Sementara, Provinsi Kepulauan Riau mempunyai 2 titik api. Selanjutnya sebanyak 4 titik api berada di daerah Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan Lampung menjadi provinsi yang terbanyak mengalami karhutla dengan 5 titik api hari ini.
Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Sanya mengatakan, pertumbuhan titik api tetap ada saat cuaca cerah berawan mewarnai sejumlah provinsi di Sumatera tersebut.
Keadaan itu seperti yang dialami Riau dengan cuaca cerah berawan, temperatur maksimum mencapai 33 derjat celsius sepanjang siang tadi. Sehingga pertumbuhan titik api kembali terjadi. Sementara, peluang hujan hanya ada pada malam, dini hari hingga pagi hari.(Surya)
7 Provinsi Korban Karhutla di Sumatera
Kiki
Ahad, 07 Februari 2010 - 14:17:16 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebanyak 18 titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdapat di wilayah Pulau Sumatera, Minggu (7/02/10) ini. Titik api tersebar di Provinsi Riau, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan