Menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Kadisperindag) Kota Pekanbaru, Suraji, alasan mengapa lounching baju katun bermotifkan Melayu itu baru diperkenalkan pada Juni, itu seiring dengan perayaan hari jadi Kota Pekanbaru.
Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Pekanbaru diwajibkan memakai pakaian khas daerah yang baru tersebut.
Selain akan dijadikan sebagai pakaian kantor, baju tersebut nantinya akan menjadi cenderamata khas Kota Pekanbaru dan menjadi salah satu souvenir pada PON XVIII tahun 2012 mendatang.
"Para PNS akan diwajibkan memakai pakaian khas daerah baru tersebut setiap hari Kamis. Diharapkan, pakaian ini akan mendapat respon dari masyarakat seperti halnya baju batik Melayu saat ini," ujar Suraji.
Pengadaan baju katun motif Melayu tersebut kini sudah mulai dikerjakan oleh pihak perajin. Selain dipromosikan di tingkat pemerintahan, juga akan diproduksi massal untuk masyarakat luas.(Surya/pgi)
Baju Melayu PNS Pemko Dilounching Saat Hari Jadi
Kiki
Rabu, 10 Maret 2010 - 14:32:27 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kota Pekanbaru akan mengeluarkan khas pakaian daerah yakni baju katun bermotifkan Melayu. Lounching pakaian daerah Pekanbaru itu dijadwalkan Juni mendatang. Bulan ini dipilih selaras dengan hari jadi Kota Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum