Berita tersebut menjadi headline Pekanbaru MX edisi Kamis (18/3) berjudul "Akibat Minuman Memabukkan, Pelayan Tuak Digilir Preman". Peristiwa ini terjadi di Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun, Kampar. Kedua tersangka berhasil ditangkap polisi setelah dijebak.
Setelah pesawat Riau Airlines (RAL) diteror bom oleh orang tak dikenal, kini giliran Jembatan Siak di Kota Pekanbaru, diisukan runtuh. Kabar ini pun merebak hingga ke luar kota dan membuat pejabat di Riau kalah kabut. Berita ini menjadi headline Metro Riau berjudul "Giliran Jembatan Siak Diisukan Runtuh".
Berita yang sama juga jadi headline Pekanbaru Pos berjudul "Heboh, Jembatan Siak Diisukan Ambruk". Harian ini menyebutkan sampai saat ini tidak diketahui dari mana sumber isyu tersebut. Ada yang menyebutkan jembatan naas itu adalah Jembatan Siak I, namun ada pula yang menyebutkan Jembatan Siak II.
Kapolda Riau Brigjen Pol Adjie Rustam Ramdja memerintahkan para kapolres, khususnya yang wilayahnya berbatasa dengan Sumut agar menggelar rzia teroris. Tujuan razia agar teroris yang kini terdesak di Nangroe Aceh Darussalam tidak eksodus ke Riau. Berita ini jadi headline Riau Mandiri berjudul "Kapolda: Razia di Perbatasan Riau".
Mantan Kabareskrim Mabes Polri Kmojen Susno Duadji semakin berani terang-terangan. Kali ini dia menyalahkan Kapolri Jenderal Bambang Hendarsi Danuri yang memerintahkan bawahannya untuk memanggil memeriksa dia karena melontarkan dugaan mengenai Jenderal Markus. Berita ini jadi headline Tribun Pekanbaru berjudul "Susno Salahkan Kapolri".
Prajurit-prajurit Dulmatin ternyata dilatih untuk mengincar orang-orang yang berposisi strategis. Karena itu, pola seranga menggunakan bom di tempat-tempat umum dan hotel asing diubah, kini meeka menggunakan senjata api dan mengincar pejabat. Berita ini menjadi headline Riau Pos berjudul "Petinggi Polisi Sasaran Pengikut Dulmatin".(ad)
Setelah Diikat, Pelayan Tuak Digilir Preman
Kiki
Kamis, 18 Maret 2010 - 02:57:52 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Seorang gadis berusia 21 tahun yang bekerja sebagai pelayan kedai tuak menjadi korban kebiadaban dua preman kampung. Setelah diikat dan diancam bunuh, lalu korban diperkosa secara bergilir di sebuah gubuk hingga tidak sadarkan diri.
Pilihan Redaksi
IndexStamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45:11 Wib Umum
Imigrasi Siak Perkuat Komunikasi Publik Lewat Silaturahmi dengan PWI Riau
Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44:00 Wib Umum
Imigrasi Pekanbaru Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:19:48 Wib Umum