Sejumlah pedagang kolak dingin alias Kolding mengaku masih merasakan meningkatnya omset mereka dengan keadaan tersebut. Karena selama masa hujan omset mereka tertekan hingga 50 persen akibat hujan dan suasana liburan.
Pada hari cerah dengan cuaca panas seperti hari ini, omset kolding rata-rata mencapai Rp.500.000 ribu bahkan lebih. Dengan asumsi penjualan 100 porsi seharga Rp.6.000. Omset tersebut meningkat jika kolding dengan menu durian serta ketan yang dibanderol hingga Rp.8.000 untuk satu porsinya.
Cuaca cerah berawan sempat mewarnai kota Pekanbaru sejak pagi hingga sore ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat temperatur udara maksimum mencapai 33 derjat celsius sepanjang siang tadi. Pedagang kolding di kawasan jalan Cut Nyak Dien mengaku kembali menemukan omset mereka dengan keadaan cuaca dan suasana kerja yang mulai sejak Senin kemarin.(Surya)
Kolding Cut Nyak Dien Nikmati Cuaca Cerah
Kiki
Kamis, 18 Maret 2010 - 13:45:31 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Cuca cerah berawan mewarnai Kota Pekanbaru sepanjang siang hingga sore, Kamis (18/03/10) ini meningkatkan omset penjual kolding di kawasan jalan Cut Nyak Dien. Dalam masa kering sepekan terakhir, omset kolding meningkat dibanding musim penghujan.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
EMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Kamis, 01 Oktober 2026 - 17:52:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
Rabu, 30 September 2026 - 15:37:48 Wib Ekonomi & Bisnis
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Rabu, 30 September 2026 - 13:03:00 Wib Ekonomi & Bisnis
KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi
Rabu, 30 September 2026 - 08:44:36 Wib Ekonomi & Bisnis