"Karena itu Riau harus mampu mengambil kesempatan tersebut dengan memanfaatkan sebesar-besarnya," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau Herlian Saleh di Pekanbaru. Dia minta ACFTA itu jangan dianggap sebagai ancaman.
Malahan menurut Herlian, ACFTA itu jika dimanfaatkan dengan sunguh-sungguh akan memberikan keuntungan yang besar bagi Riau, karena Riau bisa memasarkan produk-produknya ke Cina. "Ini malah bisa menjadi peluang emas bagi sektor perdagangan Riau," ujarnya.
Disebutkannya, jumlah penduduk Cina yang mencapai 1 miliar jiwa merupakan sebuah potensi pasar yang luar biasa. Jika peengusaha Riau bisa menghasilkan produk berkualitas dan efisien, pasti peluang pemasarannya akan terbuka luas di Cina.
Karena itu Herlian berharap adanya kerjasama perdagangan antara ASEAN dan Cina ini tidak dipandang sebagai sebuah ancaman, namun harus dipandang sebagai peluang yang bisa dimaanfaatkan seluas-luasnya bagi Riau.(ad)
Riau Harus Mampu Manfaatkan ACFTA
Kiki
Selasa, 23 Maret 2010 - 02:37:27 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kerjasama perdagangan antara ASEAN dan Cina yang dikenal dengan ASEAB China Free Trade Area (ACFTA) akan memberikan kesempatan yang baik untuk mengembangkan sektor perdagangan Riau. Karena peluang yang diberikannya sangat besar.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum