Gubernur Riau HM Rusli Zainal dalam keterangannya kepada wartawan di Pekanbaru mengatakan hingga April 2010 ini luas kebun kelapa sawit di Riau mencapai 2,3 juta hektar. Sedangkan jumlah PKS yang telah berdiri di Riau baru mencapai 155 PKS.
"Jumlah itu dirasa masih kurang bila dibandingkan luas kebun kelapa sawit," ungkapnya. Karena itu masih ada peluang bagi investor yang akan menanamkan modalnya di bidang PKS, karena sampai saat ini Riau masih kekuarangan lagi 16 PKS.
Rusli mengatakan, Riau saat ini sudah menjadi daerah perkebunan kelapa sawit yang terbesar di Indonesia. Karena itu, cluster industri hilir kelapa sawit sudah waktunya untuk di dirikan di daerah ini agar nilai kelapa sawit yang dihasilkan bisa lebih ditingkatkan.
Bila cluster industri hilir hasil pertanian itu nantinya sudah berdiri di Riau, maka Riau tidak perlu lagi harus mengekspor CPO, tapi cukup mengoleh sendiri CPO itu menjadi produk-produk turunan. "Ini tentunya akan sangat menguntungkan Riau," ujarnya.(ad)
Riau Masih Kekurangan Pabrik Kelapa Sawit
Kiki
Senin, 05 April 2010 - 06:02:17 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Riau sampai saat ini masih mengalami kekurangan pabrik kelapa sawit (PKS). Hal ini dapat dilihat dari tidak imbangnya antara luas kebun kelapa sawit yang ada di Riau dengan jumlah PKS. Setidaknya Riau masih memerlukan 16 PKS lagi.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
EMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Kamis, 01 Oktober 2026 - 17:52:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
Rabu, 30 September 2026 - 15:37:48 Wib Ekonomi & Bisnis
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Rabu, 30 September 2026 - 13:03:00 Wib Ekonomi & Bisnis
KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi
Rabu, 30 September 2026 - 08:44:36 Wib Ekonomi & Bisnis