Target Pariwisata 5 Tahun Kedepan Menciptakan 13 Juta Lapangan Kerja

798 views

target wisataJAKARTA (RiauInfo) – Target Pariwisata Indonesia 5 tahun kedepan ditetapkan mampu menghasilkan devisa sebesar Rp 280 triliun, kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 8 persen, serta menciptakan 13 juta lapangan kerja.

Kepada wartawan di Jakarta kemarin, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, selain menargetkan menyiapkan lapangan kerja untuk 13 juta orang, telah ditetapkan pula target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang, pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 275 juta, serta daya saing kepariwisataan Indonesia akan berada di ranking 30 dunia.

Menpar juga mengingatkan bahwa pariwisata akan menghadapi tantangan berat berupa persaingan yang ketat, termasuk dalam mencetak kualitas SDM pariwisata, di kawasan ASEAN. Hal tersebut terkait dengan mulai diberlakukannya MEA yang akan menerapkan ACCSTP (Asean common Competency Standards For Tourism Professionals) yang mengacu pada SKKNI Indonesia.

Berkait dengan itu baru baru ini diselenggarakan Rakornas Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Kepariwisataan. Rakornas yang diikuti 107 perguruan tinggi pariwisata itu diharapkan menjadi momentum kebangkitan dalam menyamakan persepsi seluruh perguruan tinggi penyelenggara pendidikan pariwisata untuk meningkatkan SDM bidang kepariwisataan.

Karena itu pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas SDM yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan dasar kepariwisataan dan sertifikasi yang tahun ini ditargetkan 17.500 tenaga kerja pariwisata dan akan naik menjadi 35.000 sertifikasi pada 2016 mendatang.

Rakornas yang digelar di Merlynn Park Hotel itu membahas 5 subtem diantaranya adalah: tantangan pendidikan tinggi mencapai kualifikasi internasional. Akreditasi perguruan tinggi sebagai jaminan mutu pendidikan tinggi pariwisata, pengembangan jejaring kerja sama antar perguruan tinggi pariwisata
dalam dan luar negeri, dan kerangka kualifikasi nasional Indonesia sebagai acuan pendidikan pada perguruan tinggi.

Penyelenggaraan rakornas tersebut amat strategis, karena menurut Menpar, sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam membangun kepariwisataan nasional dengan mengedepankan skema Pentahelix yakni: pelaku bisnis, masyarakat dan media. (Ami Herman)

Posting Terkait