Semarak Zapin Serantau 2007 Berlangsung Meriah

640 views
news2254BENGKALIS (RiauInfo) – Akibat hujan turun beberapa saat sebelum acara dimulai, menyebabkan tempat puncak acara Semarak Zapin Serantau (SZS) 2007 yang semula direncanakan dilaksanakan di lapangan Tugu Bengkalis, terpaksana dipindahkan ke Gedung Kesenian Cikpuan. Karena perpindahan tempat itu, waktu pelaksanaan helat seni tersebut, molor hampir dua jam dari jadwal semula dimulai pukul 19.30 Wib.

Namun demikian hal itu sedikitpun tidak mengurangi kesemarakan dan kemeriahan helat seni yang ditaja Dewan Ksenian Bengkalis (DKB) bekerjasama dengan Pemkab Bengkalis yang digelar pada Senin (3/9) malam lalu tersebut. Begitu pula antusiasme lebih dari 700 warga masyarakat yang menyaksikan seni tari asli budaya Melayu tersebut. Walaupun pagelaran itu baru berakhir menjelang tengah malam, tapi mereka tetap setia dan tidak beranjak dari tempat duduk.

Usai acara penyerahan cendramata oleh Ketua DKB Bengkalis H Riza Pahlevi kepada pimpinan rombongan peserta SZS 2007, Sanggar Tasik Bengkalis tampil perdana mempersembahkan Zapin Tradisi. Kemudian disusul PLT Awang Sambang Tanjung Balai Karimun (Provinsi Kepulauan Riau) dengan Langkah Stambun.

Setelah, musik dari Bandar Serai Orkestra (BSO) Pekanbaru, Majlis Pusat Kirana Seni dari negara Singapura tampil dengan Tari Zapin Alu-Aluan. Setelah itu disusul Tari Gasing Bersiku, Zapin Pecah 12 dan Tari Kompang Berarak. Ketiga tari zapin tersebut masing-masing dipersembahkan penari terbaik dari PLT Laksemana Pekanbaru, dan Sanggar Panglima Pelalawan dan Sanggar Sri Setaman Batam.

Selanjutnya untuk kedua kali Majlis Pusat Kirana Seni Singapura kembali tampil dengan Zapin Kreasi. Namun sebelum itu, PLT Awang Sambang Tanjung Balai Karimun dan PLT Laksemana Pekanbaru masing-masing menampilkan tari zapin yang bertajuk Haddrotun dan Seligi Bertimbal.

Sebelum ditutup dengan penampilan PLT Awang Sambang Tanjung Balai Karimun yang menampilkan Bambu Betengkah, Sanggar Panglima Pelalawan dan Sanggar Tasik Bengkalis, secara bergantian masing-masing menampilkan tari zapin dengan judul Tuah Negeri dan Laksemana.

Menurut pengakuan sejumlah penonton, penampilan dan tari zapin yang ditampilkan para peserta SZS 2007 ini, lebih baik dibandingkan SZS 2006. “Dibandingkan SZS kedua tahun 2006, SZS 2007 ini jauh lebih baik. Sayangnya, karena turun hujan, SZS 2007 ini tidak dapat dinikmati masyarakat banyak,” ujar sejumlah penonton dengan nada sedikit kecewa.

Menanggapi itu, Riza tidak banyak memberikan komentar. “Kita hanya bisa berencana,” ujar Riza seraya berjanji pada SZS keempat tahun 2008 mendatang, kekecewaan masyarakat, khususnya pecinta zapin yang tidak biza menikmati SZS 2007 ini, akan diobati. “Insya Allah,” janji seraya mengatakan para peserta SZS 2007 ini siap ambil bagian pada SZS 2008 mendatang. (Tony/rls)

 

Posting Terkait