Selain Mencabuli, Dukun Palsu Juga Sikat HP Pasien

591 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Heri Dela Situmeang (34) warga asal Medan yang sehari-hari bekerja sebagai sales ditangkap Tim Buser Polsek Sukajadi Pekanbaru. Pasalnya. laki-laki yang juga mengaku dukun ini telah mencabuli Lina (30) saat berobat dengannya.

Berita itu menjadi headline Pekanbaru MX edisi Rabu (13/8) berjudul “Cabuli Pasien, Dukun Palsu Dibui“. Harian ini menyebutkan dalam laporannya ke polisi, Lina mengaku sempat diraba-raba payudaranya. Selain itu dukun palsu itu juga telah mencuri HPnya.

Sementara itu berita utama Tribun Pekanbaru tentang angin puting beliung yang memporak porandakan Dumai, Selasa (12/8) kemaren. Angin ini sempat pula meruntuhkan tenda acara yang dihadiri Walikota Dumai Zulkifli, namun tidak ada yang luka-luka. Berita berjudul “Puting Beliung Amuk Dumai“.

Peristiwa dua pemuda Jalan Pipa Air Bersih, Simpang Lima, Desa Balai Makam, Kecamatan Mandau yang nyaris tewas setelah dibanting gajah menjadi berita utama Pekanbaru Pos. Dalam berita berjudul “2 Pemuda Dibanding Gajah” disebutkan sebelum dibanting gajah kedua pemuda itu mengendarai sepeda motor.

Pemakaman Kejati Riau Djaenuddin Naren di Tanah Kusir Jakarta menjadi berita utama Riau Poshari ini. Saat melepaskan jenazah Djaenuddin, seluruh keluarga dan kerabatnya bertangisan. Berita itu berjudul “Hujan Tangis Melepas Kejati Riau“.

Berita yang sama juga jadi headline Koran Riau berjudul “Djaenuddin Dimakamkan di Jakarta“. Dalam beritanya disebutkan bahwa Gubernur Riau Drs H Wan Abubakar dan mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE turun mengantar jenazah Djaenuddin sampai ke pemakaman di Jakarta.

Sedangkan Media Riau berita utamanya hari ini tentang Gubernur Riau Wan Abubakar yang Kamis (14/8) besok akan menerima penghargaan Bintang Melati, penghargaan tertinggi di bidang kepramukaan. Berita berjudul “Gubri Terima Bintang Melati“.

Adanya rencana KPK untuk membidik para koruptor di sektor pelayanan publik menjadi berita utama Riau Mandiri. Dalam berita berjudul “KPK Bidik Koruptor di Pelayanan Publik” disebutkan hal ini dilakukan guna menciptakan pelayanan masyatrakat yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Metro Riau hari ini menurunkan berita tentang studi banding yang dilakukan National Counter Corruption Commision (NCCC) atau KPK-nya Thailand ke Kejagung dan KPK. Uniknya dalam studi banding ini, Kejagung malah mendapat nasehat dari NCCC. Berita berjudul “Kejagung Dinasehati KPK Thailand“.(Ad)

 

Posting Terkait