RRI Pekanbaru Siarkan Langsung Tuntutan Massa

656 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Puluhan orang mendatangi kantor Radio Republik Indonesia Pekanbaru di jalan Soedirman, sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (31/12) pagi ini di Pekanbaru. Kedatangan massa ini meminta diberi kesempatan untuk disiarkan secara langsung oleh RRI agar aspirasi atau tuntutan yang mereka sampaikan lebih tersebar ke publik.

“Kita memilih RRI sebagai media yang cukup luas untuk menyiarkan secara langsung pernyataan sikap yang kita bacakan nantinya. Dan permohonan ini telah disetujui oleh pihak RRI karena kami telah konfirmasikan aksi ini jauh-jauh hari sebelumnya kepada RRI,”terang Humas GEMA Pembebesan Wilayah Pekanbaru, Apri Siswanto kepada RiauInfo saat aksi berlangsung di halaman kantor RRI Pekanbaru.

Sekitar pukul 10:00 WIB, RRI menyiarkan secara langsung bagi perwakilan massa GEMA Pembebasan yang membacakan pernyataan sikap yang mereka usung. Sedikitnya, sepuluh poin penting dalam pernyataan sikap yang dibacakan telah terangkum dalam refleksi Akhir Tahun 2007 terkait kinerja pemerintah Indonesia yang masih buram secara umum, dan pemprov Riau khususnya.

Rangkuman refleksi yang dibacakan seperti masalah kemiskinan dan kesejahteraan rakyat, korupsi, kusamnya perpolitikan Indonesia, Ancaman Disintegrasi, Intervensi Asing, Aliran Sesat, Isu Pemanasan Global, Masalah Pendidikan dan Luar Negeri yang dinilai masih banyak catatan kusutnya selama 2007 ini di Indonesia.

Bebagai masalah sepanjang 2007 tersebut, massa Gerakan Mahasiswa Pembebesan wilayah Pekanbaru ini menyatakan empat poin pernyatan sikap mereka. Pembacaaan sikap yang disiarkan secara langsung oleh RRI Pekanbaru ini berlangsung sekitar 20 menit melalui microfon penyiaran yang sengaja diletakkan di teras pintu masuk kantor RRI Pekanbaru.

Setelah aksi di RRI tersebutm, massa kembali melanjutkan aksi mereka dengan longmarch menuju bundaran kantor walikota Pekanbaru. Selain orator yang membacakan berbagai pernyataan sikap mereka, aksi ini juga membagikan fotokopi catatan refleksi 2007 kepada pengguna jalan yang lewat di lokasi aksi mereka.(Surya)



Posting Terkait