RAPP Serahkan Beasiswa External Talent Pool

826 views
 Para Penerima Beasiswa External Talent Pool foto bersama manajemen RAPP sesaat sesudah penyerahan beasiswa di Pangkalan Kerinci

Para Penerima Beasiswa External Talent Pool foto bersama manajemen RAPP sesaat sesudah penyerahan beasiswa di Pangkalan Kerinci

PEKANBARU (RiauInfo) – PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui FiberOne Learning and Development (L&D) Department kembali memberikan bantuan beasiswa kepada siswa berpotensi untuk melanjutkan pendidikan ke bangku perguruan tinggi. Kelima siswa yang berasal dari Sekolah menengah Kejuruan (SMK) Negeri Pasir Penyu, Air Molek diterima di Fakultas Pertanian Universitas Riau (UR). Penyerahan beasiswa yang dilaksanakan Senin (21/12) kemarin di Hotel Unigraha, Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci. Hadir pada kesempatan ini Manajemen RAPP antara lain FiberOne Executive Director Ben J Mitai, Kerinci Fiber Coordinator Vinodkesavan, Human Resources (HR) Director Mikael Romu.

Sementara itu Dekan fakultas Pertanian UR Prof. Usman Pato bersama Pembantu Dekan Fakultas Pertanian, Kepala SMK Negeri Pasir Penyu, Rahmat dan para siswa penerima beasiswa beserta orang tua atau wali siswa.

Menurut FiberOne L&D Head PT. RAPP Noor Fuad, kegiatan bermula pada tahun 2007 dengan program magang bagi siswa kelas dua SMK tersebut. Dalam kesempatan magang para siswa tersebut memperoleh berbagai ilmu dan pengetahuan tentang kehutanan dan operasional Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola RAPP.

Lalu setamat dari SMK alumni magang tersebut diseleksi sesuai kualitas dan kompetensi mereka, bagi peserta yang lolos selanjutnya diberikan beasiswa ke Fakultas Pertanian Universitas Riau (UR) tentunya juga melalui proses ujian seleksi.Perusahaan akan menanggung biaya kuliah dan biaya hidup selama empat tahun.

Noor Fuad menjelaskan, bahwasannya dari magang tersebut banyak dihasilkan alumni yang merupakan bibit unggul dan memiliki potensi untuk berkembang lagi, namun akibat keterbatasan kemampuan ekonomi orang tua dan keluarga sehingga mereka tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Disini perusahaan menunjukkan tanggung jawab moralnya, dengan beasiswa ini para siswa dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya untuk menjadi pemimpin di masa depan yang memiliki keahlian di bidang Hutan Tanaman Industri. Dan nantinya setelah menamatkan pendidikannya tamat dari UR, para penerima beasiswa ini akan langsung bergabung di operasional HTI RAPP.

Mikael Romu, HR Director RAPP menambahkan perusahaan dalam hal ini membantu dengan pendidikan dan pengembangan potensi dan mudah-mudahan para siswa ini akan tumbuh dan menjadi pemimpin di masa depan dalam pembangunan sektor kehutanan yang berkelanjutan. “Seperti menanam sebuah pohon, jika dirawat maka pohon itu akan tumbuh dengan baik,” Ujar Mikael.

Sementara itu Prastia salah satu penerima beasiswa menyatakan rasa syukurnya atas bantuan beasiswa yang diberikan RAPP. Bantuan ini mewujudkan mimpinya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “RAPP telah mewujudkan mimpi saya untuk bisa kuliah. Mudah-mudahan ini dapat menjadi modal saya untuk menjadikan kehidupan saya dan keluarga lebih baik lagi.” Harap Putra seorang buruh tani tersebut.

Sementara itu Prof. Usman Pato menyatakan bahwa melalui program beasiswa yang diberikan RAPP ini dapat membantu para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memberikan kesempatan para lulusan UR untuk dapat langsung berkerja di perusahaan sesuai dengan konsentrasi pendidikannya.

Selain acara penyerahan beasiswa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanda tanganan Kerjasama RAPP dengan Fakultas Pertanian UR. Dalam kerjasama ini disepakati nantinya karyawan karyawan senior RAPP akan melakukan sharing knowledge juga pengalaman kepada mahasiswa Fakultas Pertanian UR tentang mengenai teknis kehutanan operasional hutan tanaman industri khususnya.

Selain itu teori mahasiswa akan diberi kesempatan untuk mengikuti kuliah lapangan di RAPP dengan didampingi oleh para ahli kehutanan untuk selanjutnya dapat mengembangkan dan mengimplementasikan pengetahuan mereka di bidang pengelolaan kehutanan hutan tanaman industri yang berkelanjutan (forest sustainability).(ad/rls)

Posting Terkait