Potensi Wisata Riau Belum Tergarap Optimal

PEKANBARU (RiauInfo) – Meski Riau memiliki potensi pariwisata yang cukup besar, namun kepariwisataan Riau masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Hal ini disebabkan potensi pariwisata yang ada itu belum tergarap secara optimal. 

Belum optimalnya penggarapan potensi kepariwisataan itu disebabkan banyak program pariwisata di Riau berjalan sendiri-sendiri. Sehingga menjadi penyebab utama sulitnya pengembangan sektor ini.

Wakil Kepala Dinas Pariwisata Riau, Nadjib Effendi dalam keterangannya kepada wartawan di Pekanbaru mengakui sampai saat ini belum ada sinkronisasi antara program pariwisata yang dibuat provinsi dengan yang dibuat di kabupaten/kota.

Dia mencontohkan pembangunan aset pariwisata yang dilakukan provinsi, seringkali kabupaten/kota tidak tahu, sehingga sering kali pihak kabupaten/kota tak mau tahu juga dengan program tersebut. Padahal seharusnya program itu harus tindaklanjut oleh pihak kabupaten/kota.

Dia mengatakan, mungkin ini salah satunya yang menyebabkan potensi pariwisata Riau belum tergarap secara maksimal. Makanya hal ini yang perlu disinkronkan, agar program yang diajukan provinsi dengan program yang dilaksanakan kabupaten-kota bisa menyambung.

Nadjib juga menyebutkan bahwa kurang terakomodirnya program-program pariwisata di Bappeda yang menyebabkan program ini tidak masuk dalam anggaran. Padahal, sharing program pariwisata ini sudah dimasukkan sejak anggaran tahun 2004.

Dalam rapat-rapat antara provinsi dengan kabupaten/kota yang membahas potensi pariwisata, selama ini diakui kurang melibatkan bagian perencanaan, yakni Bappeda. Setelah ada persetujuan, dan diusulkan dalam anggaran ternyata tidak terakomodir di Bappeda. Ini terjadi karena mereka memang tidak dilibatkan dalam rapat-rapat tersebut.(Ad)

 

Rizki: