Pernyataan Facebook Haram Bikin Heboh

577 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Adanya sekelompok orang yang menyatakan Facebook adalah haram, telah membuat heboh banyak masyarakat, terutama para pengguna facebook. Mereka menyebutkan pernyataan tersebut sangat berlebihan dan tidak beralasan.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Senin (25/5) berjudul “Heboh, Facebook Haram”. Harian ini juga mengangkat pernyataan Majelis Ulama Indonesia yang mengatakan tidak mengharamkan penggunaan situs jejaring sosial ini karena memiliki banyak unsur positif.

Kebakaran yang menimpa lokalisasi Teleju Senin dini hari tadi menjadi headline Pekanbaru MX hari ini. Dalam berita berjudul “Lokalisasi Teleju Membara, Pelacur Kucar-Kacir” disebutkan sedikitnya 20 rumah bordir ludes dilalap api di lokalisasi tersebut.

Meski Pilkada Kota Dumai masih relatif lama, namun sejumlah tokoh sudah mulai berjibaku mencari dukungan. Kursi Walikota Dumai peioder 2010-2015 mulai dilirik. Berita ini menjadi headline Koran Riau hari ini berjudul “Kursi Wako Dumai Mulai Dilirik”.

Headline Tribun Pekanbaru hari ini tentang amblasnya panggung utama tempat pasangan Megawati-Prabowo mendeklarasikan diri sebagai Wapres dan Wacapres. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun situai sempat panik. Berita berjudul “37 Simpatisan Mega-Pro Pingsan”.

Berita deklarasi itu juga jadi headline Metro Riau hari ini dengan judul “Jangan Mau Kere Terus”. Harian ini menyebutkan sebanyak 50 ribu orang menghadiri deklarasi Mega-Pro tersebut. Pasangan ini berjanji jika menang dalam Pilpres mendatang akan berusaha untuk membuat rakyat menjadi kaya.

Sementara itu headline Harian Riau Mandiri mengenai saling serang dan sindir lawan, terutama antara kubu JK-Wiranto dengan SBY-Boediono. Bahkan tim sukses SBY-Boediono menganggap keinginan Wapres JK mempercepat penyelesaian pembangunan proyek monorel di Jakarta karena ada kepentingan kelurga. Berita berjudul “Kubu Capres Saling Serang”.

Lanjutan kasus Antasari menjadi headline Riau Pos hari ini berjudul “Kubu Antasari Tantang Polisi”. Harian ini menyebutkan pengacara Antasari Azhar menantang polisi segera menghentikan penyelidikan jika memang tak ada bukti yang mengaitkan kliennya dalam kasus pembunuhan Nasrudin. Berita berjudul “Kubu Antasari Tantang Polisi”.(ad)

Posting Terkait