Peran Swasta Sangat Tentukan Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

549 views

BENGKALIS (RiauInfo) – Bupati Bengkalis, H Syamsurizal menjelaskan, ada tiga pihak (stakeholders) yang saling berkait-kelindan, memiliki peran dan fungsi signifikan serta turut menentukan berhasil-tidaknya proses pembangunan. Ketiga stakeholders itu, yaitu pemerintah, sektor swasta dan masyarakat.

“Khusus dalam pembangunan bidang ekonomi, peran pemerintah hanya sebagai stimulan. Bukan hanya di daerah, di negara manapun pembangunan ekonomi masyarakat lebih banyak ditentukan oleh pihak swasta.,” jelas Syamsurizal.

Penjelasan itu disampaikan Syamsurizal, ketika memberikan materi di hadapan peserta Musda III Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis di Gedung Kesenian Cikpuan Bengkalis. Materi dengan tajuk ‘Peran LAMR Kabupaten Bengkalis Sebagai Dinamisator Pembangunan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat’ itu, dipaparnya, Sabtu (19/1) malam lalu.

“Contoh yang paling dekat adalah kemajuan Kota Batam. Apa yang membuat kemajuan Batam seperti sekarang ini, lebih banyak disebabkan peranserta sektor swasta atau pemilik modal,” ungkapnya.
Kemudian Syamsurizal juga menjelaskan, ada enam faktor yang menentukan keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu daerah.

ketersediaan infrastruktur, sumber daya manusia (SDM) berkualitas, penguasaan teknologi, ketersediaan pasar (market), ketersediaan modal, dan penguasaan manajemen.

“Keenam faktor itu saling berkaitan. Apabila satu tidak mendukung, keberhasilan pembangunan ekonomi yang diharapkan, sulit untuk dicapai. Misalnya, rendahnya kualitas SDM dan minimnya dukungan infrastrktur. Karena itulah Pemkab Bengkalis menjadi kedua sektor ini sebagai pilar pokok pembangunan,” terangnya.

Ketersediaan inftrastruktur, katanya memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Untuk jangka pendek, akan menciptakan lapangan kerja sektor konstruksi, sedangkan jangka menengah dan panjang, akan mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas sektor-sektor terkait.
Peningkatan kualitas SDM, sambung Syamsurizal, bertujuan meningkatkan intelektualitas masyarakat. Sebab, bilamana intelektualitas masyarakat sudah terbangun, maka dengan sendirinya masyarakat tersebut akan dapat membangun dirinya. Apabila masyarakat sudah dapat membangun dirinya sendiri, keberhasilan pembangunan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan akan terjadi dengan sendirinya.

“Kalau masyarakat sudah berdaya, maka akan mudah membangun dirinya sendiri, sehingga saat pemerintah menggulirkan stimulan pembangunan, mereka akan mudah dan cepat meresponnya,” tambahnya seraya mengatakan investasi di bidang SDM ini merupakan investasi jangka panjang.

Sementara itu, ketika menyinggung peran yang dapat dilakukan LAMR Kabupaten Bengkalis dalam mempercepat keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Syamsurizal mengatakan, banyak sekali. Diantaranya dengan memberdayakan kearifan lokal atau modal sosial yang dimiliki masyarakat Melayu.

“Bagi masyarakat Melayu, banyak sekali adat resam yang dimiliki sebagai kearifan lokal yang mampu memberikan sumbangsih bagi proses percepatan untuk meningkatan taraf kesejahteraan masyarakat di daerah ini. Melalui Musda III, hendaknya hal ini dapat dirumuskan dengan baik,” harapnya.(ad/rls)

 

Posting Terkait