Menpar Puji Hugua Berhasil Majukan Wakatobi

1152 views

wakatobiJAKARTA (Riauinfo) – Kepulauan Wanci, Kaledupa, Tomia dan Binongko yang kini menjadi sebuah kabupaten otonom di Sulawesi Tenggara, dahulu hanya dikenal sebagai kepulauan tukang besi. Kepulauan yang banyak menghasilkan pelaut ulung dan jago melayarkan perahu tradisional hingga ke luar negeri. Kini nama Wakatobi telah mendunia sebagai kawasan wisata bahari yang menarik.

“Semua itu berkat Ir Hugua, bupati Wakatobi yang bekerja keras menjual Wakatobi ke berbagai pasar wisata di dunia. Alam bawah laut Wakatobi juga keren, dan karena itu tak putus putusnya mendatangkan wisatawan mancanegara. Hebat pak Hugua, orangnya sederhana dan low profile…” Puji Menteri Pariwisata Arief Yahya di hari kedua Rakornas Pariwisata 2015 di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Jumat (30 Oktober 2015)

Hari Kedua Rakornas Pariwisata yang kemarin dibuka oleh Menko bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal rali itu, tadi pagi juga dimanfaatkan sebagai waktu terbaik launching Wakatobi Wafe (Wonderful Festival and Expo) 2015. Ikut menghadiri acara itu Bupati Wakatobi Ir Hugua, seluruh jajaran pejabat Kementerian Pariwisata dan 300-an peserta Rakornas Pariwisata dari seluruh Indonesia. Hadir pula Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia, Didien Junaedy.

Festival Wakatobi, akan diisi beragam kegiatan, antara lain pameran dan lomba foto pesona budaya dan alam pesisir Wakatobi, balapan Bodi Batang (perahu bermotor), parade perahu hias, seni musik tradisi yang dimeriahkan artis ibukota. Juga akan digelar atraksi budaya bahari Prosesi Akbar Kariaa Wakatobi seperti Lengko,Kandadia dan Kansoda’a, tak ketinggalan tarian kolosal Liwo Raksasa.

Wakatobi Wave 2015 yang dimulai 22 – 28 November akan ditutup dengan kegiatan olahraga bahari Triathlon yang dimulai dari lomba lari pesisir, berenang dan panjat tiang perahu di atas laut.

“Kegiatan ini diselenggarakan disamping untuk menarik minat kunjungan wisman, juga merupakan bagian dari perayaan HUT Wakatobi ke-12 tahun, sekaligus pelestarian budaya yang berkembang di masyarakat,” ujar Hugua.

Ia menambahkan dengan berbagai keterbatasan sarana fasilitas kepariwisataan yang dimiliki, terlebih pendanaan karena kemampuan PAD Wakatobi sangat terbatas, Wakatobi setiap tahun dikunjungi 14 ribu wisatawan lokal dan wisman. Tahun 2017 Wakatobi menargetkan dikunjungi 45 ribu wisatawan nusantara dan wisman.

Hugua juga akan memperjuangkan tahun depan ada penerbangan langsung Denpasar-Wakatobi sehingga memudahkan wisatawan dan wisman berkunjung ke Wakatobi. Sarana akomodasi juga terus dikebut dan Marina baru akan dibangun untuk memudahkan kapal pesiar dan perahu layar dari mancanegara masuk Wakatobi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berjanji akan membantu promosi kepariwisataan Wakatobi juga melobby pelaku pasar wisman perahu layar dan kapal pesiar memanfaatkan pesona alam kepariwisataan Wakatobi. (Ami Herman)

Posting Terkait