Menpar: Jangan Sepelekan Potensi Wisata Bahari Sulsel

851 views

rambu-soloJAKARTA (RiauInfo) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan Pemda Provinsi Sulawesi Selatan untuk serius memperhatikan potensi besar kepariwisataan bahari yang dimilikinya. Selama ini terkesan Sulsel menyepelekan potensi pelabuhan Yacht Soekarno Hatta, Makassar, padahal jika dikelola dengan penuh kesungguhan, hasilnya akan luar biasa, wisman dengan menggunaan Yacht akan datang lebih banyak ke Sulsel, dan arus dolar ke Sulsel makin besar.

“Rata-rata setiap wisman yang datang ke Indonesia dengan menggunakan yacht itu menghabiskan biaya hidup sampai 1 juta dolar AS perorang. Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar sebagai salah satu dari 5 pelabuhan yacht di Indonesia, harusnya bisa mmanfaatan itu dengan sebaik baiknya. Jangan disepelekan, apalagi Sulsel kaya dengan potensi wisata bahari yang disukai pemakai yacht.” ujar Menpar saat membuka “launching event pariwisata Sulsel” di Balairung Soesilo Soedharman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, kemarin.

Acara tersebut diwarnai dengan penampilan seni budaya masyarakat Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, juga dihadiri beberapa pejabat penting dari Sulsel, diantaranya Bupati Tanah Toraja, Kepala Dinas Pariwisata Selayar, Kadisparda Toraja dan Toraja Utara. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang diharapkan hadir ternyata berhalangan, begitu juga Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, tidak hadir.

Menpar juga menjelaskan untuk memaksimalkan pemberdayaan potensi pelabuhan yacht di Sulsel, Kementerian Pariwisata akan siap membantu, karena saat ini pemerintah sedang gencar gencarnya meningkatkan jumlah kedatangan wisman pengguna yacht.

Negara tetangga, seperti Singapura, Thailand dan Malaysia, telah menikmati manfaat luar biasa dari banyaknya pengguna Yacht ke negara mereka. Indonesia, kata Arief Yahya, mestinya juga bisa memetik banyak hasil positif dengan masuknya pengguna Yacht di lima pelabuhan yacht, termasuk Soekarno Hatta di Makassar. Tapi, jumlah pengguna yacht ke pelabuhan Makassar masih sangat kecil, sehingga Pemda Sulsel harus serius mengembangkannya.

Event pariwisata Sulsel antara lain akan menggelar “lovely toraja”, “celebes travel mart” dan “takabonerate Island Expedition”. Menpar menilai penyelenggaraan event tersebut berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulsel, khususnya ke kabupaten Tanah Toraja dan Toraja Utara. Selain itu adanya event tersebut juga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat setempat karena pembelanjaan wisatawan langsung ke masyarakat.

Lovely Toraja merupakan event budaya yang dilangsungkan di Toraja Utara, Sulsel, pada 9 November 2015. Mengambil tema “Toraja Goes to World Cultural Heritage” event ini terdiri dari berbagai lomba seperti sepeda Jelajah Toraja Utara, Lari Wisata Massal, penulisan wisata Toraja ‘Blog Wibsite”, pameran dan festival kuliner khas Toraja, atraksi permainan rakyat dan seni budaya daerah, festival lagu daerah serta upacara adat “rambu solo”, yakni upacara tradisi pemakaman mayat berjalan yang selama ini menjadi kunci daya tarik wisman berlomba datang ke Toraja. (Ami Herman)

Posting Terkait