LAPORAN DARI YOGYAKARTA Mahyudin Al Mudra: 500 Tahun Lalu Melayu Merupakan Peradaban Besar

732 views
news8237YOGYAKARTA (RiauInfo) – Milad MelayuOnline.com ke-II telah berlangsung dengan meriah pada Selasa malam (20/01) di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Mahyudin Al Mudra, SH., MM., selaku Pimpinan Umum MelayuOnline.com, dalam orasi kebudayaannya menyampaikan, keputusan untuk mengembangkan kebudayaan Melayu berawal dari sebuah kesadaran bahwa kebudayaan Melayu memiliki sejarah yang terentang panjang.

“Sekitar 500 tahun yang lalu Melayu merupakan peradaban besar, yang di kemudian hari memberikan sumbangan luar biasa pada proses terbentuknya bangsa Indonesia. Sumbangan tersebut ada dalam proses terbentuknya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional,” tutur Mahyudin.

Lebih lanjut, Mahyudin menuturkan bahwa prestasi budaya dan peradaban Melayu yang gemilang tersebut ternyata harus surut seiring dengan derasnya arus globalisasi.

Mahyudin juga memaparkan, keterpurukan peradaban Melayu selama ratusan tahun memunculkan keprihatinan yang berujung pada sebuah kesadaran akan perlunya membuka kembali lembaran sejarah Melayu.

“Berawal dari kesadaran inilah, kami mulai mempelajarinya kembali, menampilkannya, melestarikannya, dan mengembangkannya. Dari pemikiran-pemikiran tersebut, kami pun melahirkan sebuah dunia Melayu baru, budaya Melayu baru, yang kemudian diberi nama MelayuOnline.com,” urainya.

Datuk Sri Amanah Dwi Wangsa, atau yang lebih dikenal dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, yang pada malam itu turut memberikan sambutan menuturkan, keberadaan MelayuOnline.com turut mewarnai dinamika dan keragaman budaya di Yogyakarta. Sri Sultan juga mengharapkan, di tengah keragaman budaya tersebut sudah selayaknya MelayuOnline.com dapat menjadi sebuah media yang mempersatukan rasa kebangsaan.

Selain orasi kebudayaan, berbagai acara turut ditampilkan sebagai bagian dari perayaan Milad MelayuOnline.com. Di antaranya, penyerahan Anugerah MelayuOnline.com, peluncuran CeritaRakyatNusantara.com, serta Pentas Seni dan Budaya Melayu yang didukung oleh para seniman dari Indonesia dan Malaysia.

Malam perayaan tersebut dihadiri oleh empat raja Melayu dari Sumatra dan Kalimantan, Gubernur Provinsi Riau, H.M. Rusli Zainal, M.P, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, H. Muhammad Sani, dan Walikota Yogyakarta, Drs. H. Herry Zudianto. Selain itu, turut hadir pula para akademisi dari berbagai universitas di Indonesia dan Malaysia, serta para seniman dan budayawan dari kedua negara tersebut.(ad/rls)

 

 

Posting Terkait