JELANG RAMADHAN PROGRAM EVP RAPP RAPP Estate Mandau Bantu Renovasi Rumah Warga

542 views
SIAK (RiauInfo) – Seratusan warga dan karyawan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) estate Mandau berbaur dalam kegiatan program kesukarelawanan karyawan atau Employee Volunteerism Program (EVP) di Desa Olak, Kecamatan Sungai Mandau, Sabtu (7/8).

Salah satu kegiatan EVP tersebut adalah pengecatan rumah warga bantuan Pemerintah Daerah (Pemda) sebanyak 3 unit untuk tahap pertama. Kemudian juga pembersihan dan pengecatan masjid, sekolah SD Negeri 004 Desa Olak, pengobatan massal, serta penanaman pohon buah-buahan antara lain rambutan, sukun, sawo, pokat dan manggis. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin karyawan RAPP Estate Mandau setiap dua minggu sekali di 7 desa sekitar wilayah operasional perusahaan.

Manajer RAPP Estate Mandau, Terisman mengatakan kegiatan EVP kali ini merupakan yang terakhir sekaligus silaturrahmi menjelang bulan suci ramadhan.

”Selama puasa kita istirahat dulu sejenak, dan akan dilanjutkan kembali setelah hari raya. Yang beda kali ini adalah kita membantu mengecat dan membesihkan rumah warga bantuan pemda. Ada 5 rumah yang akan kita bantu,” kata Terisman.

Terisman mengakui bahwa semakin hari, antusias warga masyarakat semakin tinggi. Apalagi ditambah dengan adanya program pengobatan massal secara gratis yang didukung oleh tim medis Community Development (CD) Department dari Pangkalan Kerinci.

Kepala Desa Olak, Syafri mengatakan pihaknya merasa terbantu dengan kegiatan ini dan berharap dapat berlanjut terus dengan berbagai kegiatan lainnya.

”Merasa terbantulah dengan kegiatan ini, semoga tidak terhenti di sini saja dan dapat dikembangkan. Selama ini sudah cukup banyak kontribusi perusahaan seperti pembangunan pagar kantor desa, masjid, lapangan dan program CD lainnya,” ungkap kades yang berusia 31 tahun ini.

Kades yang memimpin sebanyak 240 kepala keluarga ini menambahkan dalam waktu dekat masyarakat akan mengajukan bantuan sirtu (pasir dan batu) kepada pihak perusahaan seperti pembangunan jalan poros desa yang direncanakan selesai akhir tahun 2010 ini. Sebab jalan yang ada sekarang ini cukup membahayakan dilintasi bagi warga apalagi saat musim hujan dan malam hari.(ad/rld)

Posting Terkait