Hubungan Riau-Sumbar Putus Total, Jalur Kiliranjao Dipadati Kendaraan

PEKANBARU (RiauInfo): Jalur utama Riau-Sumbar via Bangkinang sejak tadi malam kembali tidak dapat dilalui. Hal ini disebabkan amblasnya badan jalan di jalur tersebut tepatnya di Km 77 Desa Rantau Berangin. Kini kendaraan yang akan melalui jalur tersebut dialihkan ke jalur Kiliranjao via Talukkuantan. 

Akibat pengalihan itu, kini jalur Kiliranjao dipadati kendaraan. Jika selama ini jalur tersebut hanya sekali-sekali dilawati kendaraan, kini terlihat banyak kendaraan pribadi berkonvoi melewatinya. Kondisi ini mulai terjadi sejak Senin malam kemaren.

Bahkan tidak hanya kendaraan pribadi saja yang memadati jalur tersebut, angkutan umumnya melewatinya. “Beberapa bus dan travel tersebut hilir mudik di jalur ini. Kondisi ini memang selalu terjadi jika jalur utama putus total,” ungkap Edi, warga Talukkuantan, Selasa (7/10) tadi.

Sementara itu, Amiruddin, salah seorang sopir angkutan umum jenis travel mengaku sempat terlanjur menggunakan jalur utama itu. Namun begitu sampai di Bangkinang, petugas kepolisian memberitahukan ada longsor di jalur tersebut dan menyarankan menggunakan jalur alternatif melewati Kiliranjao.

Dia menyebutkan jalur alternatif ini memang lebih jauh ketimbang jalur utama, karena harus memutar sampai ke perbatasan provinsi Jambi. Jika melalui jalur utama waktu tempuh hanya 6 jam, tapi lewat jalur laternatif mencapai 10 atau 11 jam. “Tapi tidak ada pilihan lain, kecuali melewati jalur alternatif tersebut,” tegasnya.

Amblasnya jalan di jalur utama Riau-Sumbar itu terjadi Senin malam sebagai dampak dari hujan yang turun terus menerus di tempat itu. Akibat amblas kini lebar badan jalan hanya tinggal lebih kurang 1 meter. Sedangkan panjang jalan yang amblas sekurang-kurangnya 10 meter.(ad)



Rizki: