Harga TBS Naik, Petani Sawit Mulai Mampu Tersenyum

PEKANBARU (RiauInfo) – Dalam sepekan terakhir ini harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit menunjukkan tren kenaikan. Bila sebelumnya harganya Rp 900 per kilogram, kini sudah mengalami kenaikan menjadi Rp 1.200 per kilogram.

Naiknya harga TBS ini membuat para petani sawit di Riau yang selama ini selalu gelisah akibat harga sawit murah, kini sudah mulai mampu tersenyum. “Kami sekarang baru bisa tersenyum setelah harga
sawit kembali naik,” ungkap Amir, seorang petani sawit asal Airtiris.


Dia menyebutkan harga TBS Rp 1.200 per klogram ini adalah harga di tingkat agen. Sedangkan harga TBS di pabrik sawit (Crude Palm Oil/CPO) yang ada di Riau lebih tinggi lagi, bisa mencapai Rp 1.400 hingga 1.500 per kilogram.

Kenaikan itu juga terjadi di Lipatkain, Kecamatan Kamp-arkiri. Sejak dua pekan lalu harga sawit sudah Rp 1.090 per kilogram. Kondisi ini membuat para petani sawit di daerah itu merasa gembira, karena selama ini mereka menghaapi harga sawit yang sangat rendah.

Hanya saja yang menjadi masalah bagi para petani sawit itu adalah masih mahalnya harga pupuk, seperti urea yang saat ini mencapai Rp500 ribu per zak. “Makanya kami berharap harga pupuk bisa segera kembali normal,” ungkap Marsudin, salah seorang petani.(ad)

Rizki: