Guru Santa Maria yang Meninju Siswa Akhirnya Dipecat

709 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Pihak Yayasan SMA Santa Maria akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap guru fisika bernama Gultom yang meninju dada dan menampar pipi siswa kelas satu, Wesly Raymond. Gultom dipecat sebagai guru di sekolah yang berlokasi di Gobah itu.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Sabtu (21/2) berjudul “Dipecat, Guru Nangis“. Harian ini menyebutkan pemecat ini membuat karir Gultom yang sudah 10 tahun mengabdi ini berakhir. Dia sendiri tidak menyangka akan mengalami nasib apes seperti ini.

Beberapa pihak menyatakan keprihatinannya terhadap pemecatan terhadap Gultom itu. Misalnya saja Ketua PGRI Drs Isjoni menyatakan sangat menyayangkannya. Dia khawatir pemecatan itu akan berdampak pada proses belajar di sekolah tersebut. Hal ini menjadi headline Media Riauberjudul “Ketua PGRI Sayangkan Pemecatan Guru Santa Maria“.

Ketua Komisi D DPRD Riau Ir Fendri Jaswir juga keberatan jika guru dipojokkan setiap kali adanya kasus kekerasan di sekolah. Menurut dia, tindakan guru terhadap murid di Riau selama ini bukanlah sebuah tindakan kekerasan, sebab tidak ada murid yang sampai terluka da dirawat di rumah sakit. Berita ini menjadi headline Koran Riau berjudul “Kekerasan Terhadap Murid, Guru Jangan Dipojokkan“.

Headline Tribun Pekanbaru hari ini tentang turunnya Tim Pansus RUU KEK ke Riau untuk menemui Pemprov Riau. Dalam kesempatan ini Ketua Pansus Nasril Bahar merasa optimis pada September mendatang KEK Kota Dumai akan segera terujud. Berita itu diberi judul “September Dumai Resmi KEK“.

Sementara itu headline Riau Pos hari ini tentang pernyataan Ketua DPP Partai Golkar Jusuf Kalla yang sap menjadi calon presiden. Kalla juga siap melakukan upaya apapun untuk menantang SBY di pemilu mendatang. Berita itu berjudul “SBY-JK Pecah Kongsi“.

Insiden misterius dialami dua pesawat temput Sukhoi TNI-AU yang bermarkas di Pangkalan Udara Sultan Hasanddin, Makasar, Jumat kemaren. Ketioka latihan terbang, kedua pesawat ini mengalami missile lock yang berarti dikunci pesawat musuh sebelum ditembak. Berita ini menjadi headlineRiau Mandiri berjudul “2 Sukhoi TNI-AU Missile Lock“.

Berita yang sama jadi headline Metro Riau hari ini berjudul “2 Sukhoi Nyaris Ditembak“. Harian ini menyebutkan saat missile lock, TNI AU pun langsung mengejar pesawat musuh yang belum jelas identitasnya itu, namun tidak menemukan pesawat asing tersebut.(ad)

 

Posting Terkait