Edwin Syarif Ditahan, Dua Temannya Bakal Menyusul

PEKANBARU (RiauInfo) – Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Sekretaris Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPKJ) Riau, Edwin Syarif akhirnya resmi ditahan di Mapoltabes Pekanbaru, mulai kemaren. Dia diduga terlibat dalam praktik calo proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pekanbaru.

Berita ini menjadi headline dua harian terbitan Pekanbaru masing-masing Riau Mandiri dan Pekanbaru. Riau Mandiri dengan beritanya berjudul “Edwin Syarif Ditahan” disebutkan sebelum ditahan Edwin sempat mengalami pemeriksaan untuk ketiga kalinya di ruangan Jatanras lantai III Mapolresta Pekanbaru.

Sementara itu Pekanbaru Pos dalam berita berjudul “Calo Proyek Masuk Bui” menyebutkan selain Edwin Syarif dua orang temannya akan menyusul. Keduanya masih belum diperiksa karena alasan sakit dan berada di luar kota. Edwin sendiri juga sempat mengeluh sakit dan dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros.

Sedangkan Pekanbaru MX hari ini memberitakan dibekuknya ET (31) warga Jalan Dusun Pandau Permai, Siak Hulu, oleh tim Khsus Direktorat Narkoba Polda Riau. Bandar Narkoba ini dibekuk bersama 50 butir pil setan warga hijau mereka kupu-kupu. Berita itu berjudul “Bandar Pil Setan Dibekuk”.

Kesepakatan antara pemerintah dan DPR terhadap beberapa point terkait putusan Mahkamah Konstitusi yang mengizinkan calon independen maju di Pilkada jadi berita utama Rakyat Riau dan Riau Pos. Rakyat Riau dalam berita berjudul “Independen Boleh Maju di Pilkada 2008” menyebutkan kesepakatan itu dicapai setelah Presiden SBY dan beberapa pejabat pemerintah lainnya mengadakan rapat konsultasi dengan Pimpinan DPR dan ketua Fraksi di DPR.

Sedangkan Riau Pos dalam berita berjudul “Presiden-DPR Sepakat” menyebutkan selain menyetujui revisi UU Pemda, rapat itu juga menyepakati antara lain revisi UU Pemda tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2007 mendatang.

Riau Tribune berita utamanya hari ini tentang rencana perubahan Struktur Organisasi Tatakerja (SOT) yang baru di lingkungan Pemprov Riau. Diperkirakan SOT baru itu akan semakin gemuk sehingga akan membuat biaya aparatur akan bertambah pula. Berita itu berjudul “Biaya Aparatur Bakal Bertambah, SOT Baru Gemuk”.

Berita utama [b]Tribun Pekanbaru hari ini tentang situasi tegang yang terjadi saat sidang peninjauan kembali kasus pembuhuhan aktivis HAM Munir SH di Pengadilan Jakarta Pusat, Rabu kemaren. Dalam sidang itu hadir pula bekas Intel BIN Asa’ad. Berita berjudul “Sidang Munir Mencekam”.

Adanya rencana penghapusan 26 Perda di Riau menjadi berita utama Metro Riau hari ini. Penghapusan tersebut disebabkan keberadaan perda-perda itu dinilai telah menghambat perkembangan investasi di daerah ini. Berita itu berjudul “Hambat Investasi, 26 Perda Dihapus”.

Sedangkan Media Riau memilih berita tentang sidang paripurna DPRD RIau yang digelar Rabu kemaren untuk membahas Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBN Riau tahun anggaran 2006. Dalam beritanya berjudul “Panggar Kritisi Pelaksanaan APBD 2006” disebutkan kritisi panggar lebih banyak tercurah pada sisa belanja modal akibat tidak direalisasinya beberapa kegiatan.(Ad)

 

Rizki: