Langkah APRIL RAPP ini merupakan tindak lanjut atas hasil penelitian yang telah dilakukan Tropenbos Internasional Indonesia Program (TBI) bersama Badan Litbang Kehutanan, Kementrian Kehutanan yang sebelumnya telah disampaikan kepada Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pekan lalu.
Presiden Direktur RAPP, Kusnan Rahmin, memaparkan bahwa untuk membuat rencana pengelolaan di Semenanjung Kampar harus dilihat secara menyeluruh atau bentang alam (landscape). Sebab, di dalamnya terdapat berbagai komponen (multi-stakeholder) yang telah melakukan kegiatan produksi dan memiliki ijin untuk pengelolaan hutan dalam bentuk HPH maupun HTI serta kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat umum sebagai bagian dari mata pencarian, pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. RAPP adalah salah satu dari multi-stakeholders yang ada didalamnya dan sangat mendukung upaya-upaya penyelamatan di Semenanjung Kampar.
Dengan begitu banyaknya komponen (multi-stakeholders) yang ada maka pengelolaan secara kolaboratif dengan melibatkan semua pihak merupakan pilihan yang paling tepat untuk menyelamatkan Semenanjung Kampar dari berbagai kekhawatiran seperti kebakaran hutan, pembalakan liar dan pengelolaan hutan yang tidak berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan rekomendasi yang disampaikan oleh TBI dan Badan Litbang Kehutanan. ”Harapan kami semua pihak yang ada di Semenanjung Kampar akan mendukung secara positif hasil rekomendasi dari penelitian ilmiah yang dilakukan oleh TBI dan Badan Litbang Kehutanan ini,” imbuhnya.
Rekomendasi dari TBI ini merupakan hasil penelitian dan kajian ilimiah yang dilakukan dengan Badan Litbang Kehutanan dari Kementerian Kehutanan serta dilakukan secara terbuka dan melalui konsultasi publik.
Proses penilaiannya sendiri telah melibatkan 50 orang peneliti independen dari berbagai lembaga penelitian, universitas dan LSM. Sebagai solusi jangka panjang, diharapkan usulan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya baik bagi masyarakat, pemerintah, maupun swasta sebagai mitra.(ad)
Pengelolaan kolaboratif Semenanjung Kampar Solusi Terbaik
Kiki
Kamis, 16 September 2010 - 14:47:19 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - APRIL (Asia Pacific Resources International Limited), induk usaha PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), mendukung dilakukannya pengelolaan kolaboratif untuk penyelamatan Semenanjung Kampar.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan