Setelah kejadian juga dipastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka serius dalam peristiwa ini. Kendati demikian, PT CPI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak kebocoran pipa ini.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami berkomitmen untuk membersihkan lokasi kejadian dan menempuh langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar, termasuk pembicaraan dengan warga yang terkena dampak kebocoran," ucap Hanafi Kadir, Manajer Komunikasi PT CPI dalam Rilisnya, Jumat (29/10).
Sementara itu, dua anak yang disebut-sebut mengalami luka bakar serius, yakni Wanda (6 tahun) dan Rini (16 tahun), juga dalam kondisi baik. "Kami ingin meluruskan bahwa tidak benar jika mereka dikatakan mengalami luka bakar, apalagi disebutkan sampai melepuh," tegas Hanafi.
Keduanya sudah menjalani pemeriksaan medis dari klinik PT. CPI di Bangko untuk memastikan kondisi mereka. Mereka diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Irwanda terkena semprotan minyak mentah sehingga badan dan pakaiannya menjadi kotor. Setelah dibersihkan dan diperiksa, kondisinya dinyatakan baik. Sedangkan Rini mengalami lecet sepanjang 1 cm di siku kirinya. Dia juga diperbolehkan pulang setelah diberi obat luar di Klinik Bangko.
Saat ini, PT. CPI memfokuskan pekerjaan pada pembersihan dampak kebocoran pipa ini. Peristiwa ini tidak berdampak terhadap kegiatan produksi. Hingga saat ini, PT. CPI masih mencari penyebab kejadian secara akurat, sembari mengevaluasi langkah-langkah yang diperlukan agar hal yang sama tidak terulang.
Terkait pemeliharaan pipa, selama ini program yang dilakukan mulai dari menurunkan petugas yang berpatroli di sepanjang pipa dan fasilitas PT CPI, melakukan pigging untuk membersihkan dan mendeteksi ketebalan pipa, menggunakan cathodic protection untuk memperlambat laju korosi, memasang pipa selubung di titik-titik kritis, dan secara bertahap mengganti pipa yang sudah tua. Semua usaha itu akan terus ditingkatkan untuk menjaga keandalan pipa.(ad)
Kebocoran Pipa Telah Ditanggulangi, Operasi Chevron Tetap Normal
Kiki
Jumat, 29 Oktober 2010 - 09:24:48 WIB
PEKANBARU (Suara Karya): Kebocoran pipa produksi PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, telah ditanggulangi dengan baik pada sore hari setelah kejadian kemarin. Aktivitas operasi PT. CPI tetap berlangsung dengan normal selama proses perbaikan dilakukan.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum