Kepala Bulog Riau Husin Harahap kepada Riauinfo, Rabu (10/1) mengungkapkan, perkiraan pihaknya penyaluran beras bersubsidi yang dijual dengan harga Rp1.000 per kilogram itu dilakukan pada minggu ketiga atau keempat Januari 2007 ini.
Persoalan mengapa beras bersubsidi tersebut belum bisa disalurkan, karena pihaknya masih menunggu SK dari masing-masing bupati dan walikota di Riau dan Kepri dimana saja beras itu akan di salurkan.
“Bupati dan walikota di Riau dan Kepri belum menunjuk dimana beras itu akan kita salurkan. Kita hanya menyalurkan saja, dimana beras itu disalurkan bukan urusan kita,” tuturnya lagi.
Ia menambahkan, beras bersubsidi yang akan disalurkan di Riau dan Kepri itu sebanyak 2.000 ton, dengan rincian Riau akan mendapat jatah sebanyak 1.100 ton dan Kepri sebanyak 900 ton.
Di Riau, Rumah Tangga Miskin (RTM) yang akan mendapatkan beras bersubsidi ini sebanyak 257 RTM, sedangkan Kepri sebanyak 57.000 orang.
Bulog Luncurkan Beras Bersubsidi
Kiki
Rabu, 10 Januari 2007 - 08:51:05 WIB
Pekanbaru – Badan urusan logistik (bulog) devisi regional wilayah I Riau-Kepulauan Riau (Kepri) dalam waktu dekat akan segera meluncurkan beras bersubsidi kepada rakyat miskin di dua provinsi yakni Riau dan Kepri.
Pilihan Redaksi
IndexIndosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi
DPR Minta Ombudsman Susun Standar Pelayanan Lapas dalam 30 Hari
Unri dan Agrinas Palma Bangun Pusat Riset Sawit Bertaraf Internasional
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
Rabu, 30 September 2026 - 15:37:48 Wib Ekonomi & Bisnis
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Rabu, 30 September 2026 - 13:03:00 Wib Ekonomi & Bisnis
KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi
Rabu, 30 September 2026 - 08:44:36 Wib Ekonomi & Bisnis
Anindya Bakrie Dorong Kadin Daerah Perkuat UMKM dan Investasi
Kamis, 24 September 2026 - 13:39:00 Wib Ekonomi & Bisnis