Bahkan ada kecenderungan terjadinya penurunan produksi batu bata yang dihasilkan masyarakat. Hal ini telah membuat pihak penyelenggara proyek pembangunan menjadi kelimpungan dalam mencari batu bata yang dibutuhkannya.
Makin langkanya batu bata di Pekanbaru ini diakui Beni (25) pemilik Toko Bangunan "Lintau" yang berlokasi di Jalan Durian Pekanbaru. Menurut dia, akhir-akhir ini memang sulit untuk mendapatkan batu bata untuk dijual di tokonya.
Padahal, menurut dia, permintaan batu bata baik dari masyarakat biasa maupun pemilik proyek bangunan semakin meningkat. "Tapi karena sulit mendapatkan batu bata, kami selalu tidak bisa memenuhi permintaan tersebut," ungkap dia.
Selain sulit mendapatkan batu bata harganya juga semkain tinggi. Bila biasanya batu bata dijual dengan harga Rp160 perbuah, kini sudah naik menjadi Rp185 perbuah. "Mungkin kenaikan harga ini ada kaitannya dengan semakin langkanya batu bata itu," jelasnya.
Beni sendiri tidak begitu mengetahui kenapa terjadinya kelangkaan batu bata tersebut. Apakah disebabkan oleh semakin menurunnya minat masyarakat mengelola usaha batu bata, atau memang adanya pihak melakukan penimbunan batu bata.
"Setahu saya, bedeng-bedeng batu bata yang ada di daerah Kulim masih terus beroperasi," ujarnya. Makanya dia merasa heran jika akhir-akhir ini cukup sulit dalam mendapatkan batu bata.(Ad)
Namun Batu Bata Makin Langka di Pekanbaru
Kiki
Kamis, 08 Februari 2007 - 08:11:33 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Gencarnya pembangunan gedung-gedung besar di Pekanbaru akhir-akhir ini telah membuat permintaan batu bata di kota ini makin meningkat. Namun sayangnya kondisi ini tidak diikuti dengan kenaikan produksi batu bata.
Pilihan Redaksi
IndexMasuri Hadiri Pertemuan Presiden Prabowo dengan Seluruh Ketua KADIN Indonesia
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Fun Pingpong Competition Pererat Sinergi SKK Migas, EMP, dan PWI Riau
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Kamis, 30 Juli 2026 - 22:05:45 Wib Ekonomi & Bisnis
Kolaborasi dan Sinergi PWI Riau-Sambu Group Perkuat Industri Kelapa
Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raup Rp30,7 Triliun, AI Dongkrak Trafik Data Central Sumatra 26%
Selasa, 28 Juli 2026 - 22:04:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Bukukan Laba Bersih Rp3,25T, Genjot AI dan Investasi 5G
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:56:00 Wib Ekonomi & Bisnis