Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru M Sabaruddin ST mengatakan, Pemko Pekanbaru tidak perlu bersusah payah untuk merelokasi lokalisasi tersebut, karena dampaknya masih tetap sama dengan sekarang ini.
Menurut dia, solusi yang paling tepat dalam menangani lokalisasi pelacuran itu hanyalah dengan menutupnya saja. "Kalau hanya merelokasi, tetap saja meresahkan masyarakat di sekitarnya," ujarnya.
Menyinggung dampak sosial terhadap penutupan lokalisasi itu, dia mengatakan sebenarnya intinya hanya pada kemauan. "Kalau mereka memang mau meninggalkan pekerjaan mereka, saya rasa masih banyak peluang lain," jelasnya.
Sekarang ini, menurut dia, tergantung dari keseriusan pemerintah untuk menghilangkan lokalisasi tersebut. "Pemerintah bisa saja menutup lokalisasi tersebut berbarengan dengan memberi peluang pekerjaan bagi mereka," tambahnya.
Kini yang penting, menurut dia, unsur muspida Pekanbaru bersama masyarakat harus kompak dan bekerjasama dalam menanganinya. "Kalau semuanya satu suara, maka tidak akan sulit dalam menangani lokalisasi tersebut," ujarnya lagi.(Ad)
DPRD Pekanbaru Minta Teliju Ditutup Saja
Kiki
Ahad, 01 April 2007 - 04:45:59 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Keberadaan lokalisasi pelacuran Teliju selama ini sangat meresahkan masyarakat Pekanbaru. Karena itu DPRD Kota Pekanbaru mendesak Pemko Pekanbaru untuk menutup saja lokalisasi tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum