Sebelumnya masyarakat setempat dan Walhi Riau telah menuding pabrik pulp dan kertas terbesar di Asia Tenggara itu telah membuang limbahnya di Desa Sering, sehingga menimbulkan protes dari masyarakat di sekitarnya.
Saat kunjungan kerja itu, Komisi C DPRD Riau sempat berdialog dengan perangkat desa seperti ketua
RT, RW dan juga Kepala Desa Sering. Dari dialog itu mereka mengungkapkan tidak adanya pencemaran yang dilakukan Riaupulp di desa mereka.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau, Yulios dalam keterangannya Kamis (10/5) di Pekanbaru mengatakan
membenarkan tidak ditemukannyalimbah Riaupulp di Desa Sering itu. "Kami sama sekali tidak menemukannya, seperti yang dihebohkans selama ini," ujarnya.
Bahkan dari hasil kunjungan ke pabrik Riaupulp terlhat perusahaan tersebut telah mengolah limbahnya dengan mempergunakan teknologi tinggi. "Jadi tidak mungkin kalau mereka semena-mena membuang limbahnya," ungkap dia.(Ad)
Tak Terbukti Tudingan Pencemaran di RiauPulp
Kiki
Kamis, 10 Mei 2007 - 11:01:08 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Dari hasil kunjungan kerja anggota Komisi C DPRD Riau ke pabrik Riaupulp, ternyata tidak terbukti perusahaan tersebut mencemari lingkungan dengan limbahnya. Mereka sama sekali tidak menemukan pencemaran yang dituduhkan tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexJenis-Jenis Perencanaan Strategis yang Bikin Bisnis Kamu Nggak Cuma “Asal Jalan”
Ekonomi Digital dan Ilusi Solusi bagi Korban PHK
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing melalui Rapat TIMPORA Kampar 2026
Rabu, 22 April 2026 - 12:40:51 Wib Umum
Kado Manis Hari Kartini, DPR dan Pemerintah Resmi Sahkan UU PPRT Setelah Menanti 22 Tahun
Selasa, 21 April 2026 - 20:33:10 Wib Umum
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Selasa, 21 April 2026 - 05:52:00 Wib Umum
Targetkan 70 Ribu Peserta PVN 2026, Menaker Yassierli: Fokus Link and Match dengan Industri
Selasa, 21 April 2026 - 00:09:02 Wib Umum