PEKANBARU (RiauInfo) - Kecelakaan yang menimpa pesawat tempur yang dimiliki Lanud AU Pekanbaru terus terjadi. Setelah beberapa waktu lalu sebuah pesawat tempur jenis Sky Hawk kecelakaan di ujung landasan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa (30/10) pagi sekitar pukul 08.50 Wib terjadi lagi kecelakaan di tempat yang sama dan juga menimpa pesawat Sky Hawk.
Sebelum kecelakaan, pesawat tersebut akan melaksanakan latihan rutin. Namun saat akan tinggal landas, tiba-tiba mengalami gagal landing sehingga terus meluncur di ujung landasan dan kemudian terguling di luar landasan dengan posisi roda pesawat di atas.
Beruntung saja dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Pilot pesawat tempur yang naas itu, Kapten Kisa dikabarnya selamat dalam insiden tersebut. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.
Kecelakaan pesawat tempur itu sempat pula menyebabkan jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru terganggu. Hal ini disebabkan pihak manajemen PT Angkasa Pura II Cabang Pekanbaru menutup selama dua jam bandara ini, terkait kecelakaan pesawat tempur tersebut.
Sementara itu sejumlah wartawan baik cetak maupun elektronika mengalami kesulitan untuk mendekati pesawat tersebut. Beberapa petugas dari Lanud berusaha menghalau setiap orang yang berusaha mendekati pesawat itu, tak kecuali para wartawan.
Gema salah seorang wartawan media cetak di Pekanbaru mengaku kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang kecelakaan pesawat tempur itu. "Tidak hanya saya, wartawan lainnya sulit mendapatkan informasi, apalagi mendekati tubuh pesawat itu," jelasnya kepada RiauInfo.(Ad)Lagi, Pesawat Tempur TNI AU Kecelakaan di Bandara SSK II Pekanbaru
Kiki
Selasa, 30 Oktober 2007 - 08:39:24 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kecelakaan yang menimpa pesawat tempur yang dimiliki Lanud AU Pekanbaru terus terjadi. Setelah beberapa waktu lalu sebuah pesawat tempur jenis Sky Hawk kecelakaan di ujung landasan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa (30/10) pagi sekitar pukul 08.50 Wib terjadi lagi kecelakaan di tempat yang sama dan juga menimpa pesawat Sky Hawk.
Sebelum kecelakaan, pesawat tersebut akan melaksanakan latihan rutin. Namun saat akan tinggal landas, tiba-tiba mengalami gagal landing sehingga terus meluncur di ujung landasan dan kemudian terguling di luar landasan dengan posisi roda pesawat di atas.
Beruntung saja dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Pilot pesawat tempur yang naas itu, Kapten Kisa dikabarnya selamat dalam insiden tersebut. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.
Kecelakaan pesawat tempur itu sempat pula menyebabkan jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru terganggu. Hal ini disebabkan pihak manajemen PT Angkasa Pura II Cabang Pekanbaru menutup selama dua jam bandara ini, terkait kecelakaan pesawat tempur tersebut.
Sementara itu sejumlah wartawan baik cetak maupun elektronika mengalami kesulitan untuk mendekati pesawat tersebut. Beberapa petugas dari Lanud berusaha menghalau setiap orang yang berusaha mendekati pesawat itu, tak kecuali para wartawan.
Gema salah seorang wartawan media cetak di Pekanbaru mengaku kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang kecelakaan pesawat tempur itu. "Tidak hanya saya, wartawan lainnya sulit mendapatkan informasi, apalagi mendekati tubuh pesawat itu," jelasnya kepada RiauInfo.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Menaker Dorong Perluasan Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal dan Ojek Online
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Mengenang Zulmansyah Sekedang, Ketum PWI Pusat: Sosok yang Sangat Dihargai Hingga Akhir Hayat
Jumat, 24 April 2026 - 20:45:32 Wib Umum
Mengenang Sosok Zulmansyah Sekedang, PWI Riau Gelar Tahlilan Hari Ketujuh dengan Penuh Haru
Jumat, 24 April 2026 - 20:12:08 Wib Umum
BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Cuaca Ekstrem Intai Sejumlah Wilayah Riau Hingga Petang Ini
Jumat, 24 April 2026 - 16:30:00 Wib Umum
PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Jumat, 24 April 2026 - 16:17:34 Wib Umum