BUKITTINGGI (RiauInfo) - Hobi merantau orang Minang tidak dapat diragukan lagi. Ini dapat dilihat banyaknya orang Minang meninggalkan kampung halamannya dan merantau ke luar daerah. Hal ini juga terjadi pada masyarakat Rao-Rao, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
Saat ini banyak masyarakat Rao-Rao itu merantau ke Pekanbaru, dan menjadi saudagar sukses di kota ini. Entah siapa yang memulainya dulu, yang jelas saat ini banyak rumah di Rao-Rao kosong tanpa menghuni, terutama rumah gadang yang beratap gonjong itu.
Ketika RiauInfo mengunjungi tempat itu Jumat (21/3) memang terlihat banyaknya rumah kosong tanpa penghuni. "Rumah-rumah itu kosong karena penghuninya sudah merantau. Kebanyakan mereka merantau di Pekanbaru," ujar Uni Asni (47) salah seorang warga.
Dia menyebutkan dalam sehari-hari perkampungan ini memang terlihat sepi. Namun setiap lebaran akan berubah ramai, karena orang-orang perantauan itu akan kembali ke Rao-Rao untuk berlebaran. "Kalau lebaran mereka tidak akan pernah lupa dengan kampung halamannya," ungkapnya lagi.
Warga yang merantau ke Pekanbaru itu memang terbilang sukses dalam menekuni dagangannya. Mereka umumnya memiliki toko-toko yang cukup terkenal di Pekanbaru, ada di bidang penjualan pakaian, kelontong, alat bangunan, dan sebagainya. "Kami disini sangat bangga jika mereka berhasil sukses di Pekanbaru," ujarnya.(Ad)Penghuni Banyak Jadi Saudagar Sukses di Pekanbaru
Kiki
Jumat, 21 Maret 2008 - 13:43:45 WIB
BUKITTINGGI (RiauInfo) - Hobi merantau orang Minang tidak dapat diragukan lagi. Ini dapat dilihat banyaknya orang Minang meninggalkan kampung halamannya dan merantau ke luar daerah. Hal ini juga terjadi pada masyarakat Rao-Rao, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
Saat ini banyak masyarakat Rao-Rao itu merantau ke Pekanbaru, dan menjadi saudagar sukses di kota ini. Entah siapa yang memulainya dulu, yang jelas saat ini banyak rumah di Rao-Rao kosong tanpa menghuni, terutama rumah gadang yang beratap gonjong itu.
Ketika RiauInfo mengunjungi tempat itu Jumat (21/3) memang terlihat banyaknya rumah kosong tanpa penghuni. "Rumah-rumah itu kosong karena penghuninya sudah merantau. Kebanyakan mereka merantau di Pekanbaru," ujar Uni Asni (47) salah seorang warga.
Dia menyebutkan dalam sehari-hari perkampungan ini memang terlihat sepi. Namun setiap lebaran akan berubah ramai, karena orang-orang perantauan itu akan kembali ke Rao-Rao untuk berlebaran. "Kalau lebaran mereka tidak akan pernah lupa dengan kampung halamannya," ungkapnya lagi.
Warga yang merantau ke Pekanbaru itu memang terbilang sukses dalam menekuni dagangannya. Mereka umumnya memiliki toko-toko yang cukup terkenal di Pekanbaru, ada di bidang penjualan pakaian, kelontong, alat bangunan, dan sebagainya. "Kami disini sangat bangga jika mereka berhasil sukses di Pekanbaru," ujarnya.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPerencanaan Bisnis dengan Menerapkan Manajemen Strategik
Implementasi Akad Ijarah Dan Ju’alah Dalam Kehidupan Ekonomi Modern
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
SMSI Apresiasi Kemudahan Badan Hukum dari Kemenkumham di Hari Kebebasan Pers Sedunia
Ahad, 03 Mei 2026 - 16:25:36 Wib Umum
Kloter BTH 10 Tiba di Batam, Kakanwil Kemenhaj Riau Ingatkan Jemaah Waspadai Cuaca Ekstrem
Ahad, 03 Mei 2026 - 10:09:00 Wib Umum
Aksi Spontan Lepas Baju Safari, Prabowo Cairkan Suasana May Day 2026 di Jakarta
Jumat, 01 Mei 2026 - 17:02:00 Wib Umum