PEKANBARU (RiauInfo) - Jika Anda menunaikan sholat jumat di Mesjid Agung Annur atau mesjid besar lainnya di Pekanbaru, maka jangan kaget jika anda disodori amplop oleh seseorang saat akan masuk mesjid. Amplop itu bukan berisi surat atau uang, tapi justru anda yang harus memasukkan uang ke amplop tersebut.
Iya..., sepertinya ini tren baru dalam meminta sumbangan ke orang banyak. Dengan bermodalkan amplop dan secarik kertas yang menjelaskan peruntukan sumbangan dan yayasan apa yang mengumpulkannya, beberapa orang ditempatkan di beberapa mesjid untuk menyebarkannya ke para jemaah.
Bagi jemaah yang rela memberikan sumbangan, maka uangnya dimasukkan ke dalam amplop dan selesai sholat Jumat amplopnya diserahkan kepada orang yang menyerahkan tadi. Bagi yang tidak mau memberikan sumbangan, juga tetap diminta untuk menyerapkan amplop kendati dalam keadaan kosong.
Anehnya lagi, umumnya pihak peminta sumbangan dengan cara begini bukan berasal dari Riau ataupun Pekanbaru. Umumnya mereka mengaku berasal daerah yang nun jauh disana. Ada dari Jawa, Kalimantan, Madura dan sebagainya. Hal ini terkadang membuat "keabsahan"nya sering diragukan oleh para jemaah.
Seperti Jumat (4/4) tadi di Mesjid Agung Annur, ada yang mengaku dari Yayasan Surya Alam Indonesia. Yayasan ini menyebarkan amplop untuk peduli anak yatim dan Dhuafa yang surat edarannya langsung ditandatangani Ketua Umumnya, Rakiman BS Jati Suryo.
Mau tahu alamat sekretariat yayasan itu? Dalam surat edarannya disebutkan alamatnya Jalan Semanggi Raya No.25 RT 01/05, Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Telp (0283) 33378603.
"Wah luar biasa, minta bantuannya jauh-jauh sampai ke Pekanbaru. Memangnya di Pekanbaru tidak ada anak-anak yatim dan orang dhuafa, apa?" ujar Zaki (39) salah seorang jemaah.(Ad)Minta Sumbangan Pakai Amplop Mulai Jadi Tren Baru
Kiki
Jumat, 04 April 2008 - 08:58:55 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jika Anda menunaikan sholat jumat di Mesjid Agung Annur atau mesjid besar lainnya di Pekanbaru, maka jangan kaget jika anda disodori amplop oleh seseorang saat akan masuk mesjid. Amplop itu bukan berisi surat atau uang, tapi justru anda yang harus memasukkan uang ke amplop tersebut.
Iya..., sepertinya ini tren baru dalam meminta sumbangan ke orang banyak. Dengan bermodalkan amplop dan secarik kertas yang menjelaskan peruntukan sumbangan dan yayasan apa yang mengumpulkannya, beberapa orang ditempatkan di beberapa mesjid untuk menyebarkannya ke para jemaah.
Bagi jemaah yang rela memberikan sumbangan, maka uangnya dimasukkan ke dalam amplop dan selesai sholat Jumat amplopnya diserahkan kepada orang yang menyerahkan tadi. Bagi yang tidak mau memberikan sumbangan, juga tetap diminta untuk menyerapkan amplop kendati dalam keadaan kosong.
Anehnya lagi, umumnya pihak peminta sumbangan dengan cara begini bukan berasal dari Riau ataupun Pekanbaru. Umumnya mereka mengaku berasal daerah yang nun jauh disana. Ada dari Jawa, Kalimantan, Madura dan sebagainya. Hal ini terkadang membuat "keabsahan"nya sering diragukan oleh para jemaah.
Seperti Jumat (4/4) tadi di Mesjid Agung Annur, ada yang mengaku dari Yayasan Surya Alam Indonesia. Yayasan ini menyebarkan amplop untuk peduli anak yatim dan Dhuafa yang surat edarannya langsung ditandatangani Ketua Umumnya, Rakiman BS Jati Suryo.
Mau tahu alamat sekretariat yayasan itu? Dalam surat edarannya disebutkan alamatnya Jalan Semanggi Raya No.25 RT 01/05, Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Telp (0283) 33378603.
"Wah luar biasa, minta bantuannya jauh-jauh sampai ke Pekanbaru. Memangnya di Pekanbaru tidak ada anak-anak yatim dan orang dhuafa, apa?" ujar Zaki (39) salah seorang jemaah.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum