PEKANBARU (RiauInfo) - Mesjid Raya Pekanbaru yang selama ini menjadi salah satu objek wisata di Pekanbaru akan diperluas dan diperindah. Pengerjaan perluasan dan memperindah mesjid tersebut akan dilakukan Badan Revitalisasi Kawasan Masjid Raya dimulai tahun 2009 mendatang.
Untuk keperluan tersebut, diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar lebih kurang Rp 107 miliar. Dana itu diantaranya digunakan untuk perluasan areal dengan membebaskan lahan masyarakat sebesar Rp 20 miliar, dan pembangunan fisik sebesar Rp87 miliar.
Revitalisasi dilakukan melalui tiga zona. Zona pertama areal tempat badah. Zona kedua, merupakan islamic center atau pusat kegiatan Islam. Dan zona ketiga adalah pelabuhan yang mewakili areal istana dan pesanggarahan.
Guna lebih menarik wisatawan berkunjung ke tempat ini, beberapa fasilitas juga dilengkapi, seperti pertokoan, ruang serbaguna, museum, perpustakaan, restoran, parkir dan menara mesjid yang memiliki ketinggian 66,66 meter.
Meski revitalisasinya baru dilakukan tahun 2009 mendatang, namun pembebasan lahan sudah dilakukan. Saat ini sekurang-kurangnya sudah seperempat hektar lahan telah dilepas oleh masyarakat. Untuk keperluan tersebut telah dikeluarkan biaya sebesar Rp2,5 miliar.
Asisten II Setdaprov Riau Nasrun Affendi mengatakan dana yang digunakan untuk revitalisasi Mesjid Raya ini akan menggunakan APBD Provinsi Riau yang ditambah dengan APBD Kabupaten dan kota di Riau. "Jumlahnya tergantung dari kemampuan masing-masing kabupaten," ungkapnya.(Ad)Mesjid Raya Pekanbaru Akan Diperluas dan Diperindah
Kiki
Jumat, 02 Mei 2008 - 09:36:23 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Mesjid Raya Pekanbaru yang selama ini menjadi salah satu objek wisata di Pekanbaru akan diperluas dan diperindah. Pengerjaan perluasan dan memperindah mesjid tersebut akan dilakukan Badan Revitalisasi Kawasan Masjid Raya dimulai tahun 2009 mendatang.
Untuk keperluan tersebut, diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar lebih kurang Rp 107 miliar. Dana itu diantaranya digunakan untuk perluasan areal dengan membebaskan lahan masyarakat sebesar Rp 20 miliar, dan pembangunan fisik sebesar Rp87 miliar.
Revitalisasi dilakukan melalui tiga zona. Zona pertama areal tempat badah. Zona kedua, merupakan islamic center atau pusat kegiatan Islam. Dan zona ketiga adalah pelabuhan yang mewakili areal istana dan pesanggarahan.
Guna lebih menarik wisatawan berkunjung ke tempat ini, beberapa fasilitas juga dilengkapi, seperti pertokoan, ruang serbaguna, museum, perpustakaan, restoran, parkir dan menara mesjid yang memiliki ketinggian 66,66 meter.
Meski revitalisasinya baru dilakukan tahun 2009 mendatang, namun pembebasan lahan sudah dilakukan. Saat ini sekurang-kurangnya sudah seperempat hektar lahan telah dilepas oleh masyarakat. Untuk keperluan tersebut telah dikeluarkan biaya sebesar Rp2,5 miliar.
Asisten II Setdaprov Riau Nasrun Affendi mengatakan dana yang digunakan untuk revitalisasi Mesjid Raya ini akan menggunakan APBD Provinsi Riau yang ditambah dengan APBD Kabupaten dan kota di Riau. "Jumlahnya tergantung dari kemampuan masing-masing kabupaten," ungkapnya.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexOmbudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32:00 Wib Umum
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31:00 Wib Umum
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45:11 Wib Umum