PEKANBARU (RiauInfo) - Proyek jalan layang Kelok Sembilan yang saat ini sedang dilaksanakan telah berdampak menghancurkan ruas jalan Kelok Sembilan yang saat ini masih padat dilalui kendaraan bermotor. Sebagian besar aspal di ruas jalan Kelok Sembilan itu sudah mengelupas dan bergelombang, bahkan ada yang menyisahkan lubang di tengah jalan.
Berdasarkan informasi yang dirangkum RiauInfo, Sabtu (4/7) diketahui kerusakan itu terjadi akibat banyaknya alat-alat berat dan truk milik proyek melewati ruas jalan tersebut. Akibatnya, lama-lama jalan utama yang menghubungi Riau-Sumbar itu makin hancur saja.
Dari pengamatan yang dilakukan, kerusakan tersebut sudah mulai dirasakan saat akan memasuki ruas jalan Kelok Sembilan. Aspalnya sudah banyak mengelupas dan badan jalan menjadi bergelombang bahkan juga ada yang berlobang.
Kalau musim hujan tiba, sebagian ruas jalan jadi kubangan lumpur, sehingga kendaraan akan sulit melewatinya. "Hal ini sedang menjadi sumber kemacetan di ruas jalan ini," ungkap Sukmo (48) salah seorang pengendara.
Dia menyayangkan pihak proyek yang tidak peduli terhadap kondisi Kelok Sembilan yang semakin babak belur akibat adanya proyek ini. "Seharusnya dalam pelaksanaan proyek jalan layang tersebut, jalan yang lama tetap dipelihara bahkan kalau perlu ditingkatkan," tambahnya.(ad)
Proyek Jalan Layang Hancurkan Ruas Jalan Kelok Sembilan
Kiki
Sabtu, 04 Juli 2009 - 16:49:46 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Proyek jalan layang Kelok Sembilan yang saat ini sedang dilaksanakan telah berdampak menghancurkan ruas jalan Kelok Sembilan yang saat ini masih padat dilalui kendaraan bermotor. Sebagian besar aspal di ruas jalan Kelok Sembilan itu sudah mengelupas dan bergelombang, bahkan ada yang menyisahkan lubang di tengah jalan.
Berdasarkan informasi yang dirangkum RiauInfo, Sabtu (4/7) diketahui kerusakan itu terjadi akibat banyaknya alat-alat berat dan truk milik proyek melewati ruas jalan tersebut. Akibatnya, lama-lama jalan utama yang menghubungi Riau-Sumbar itu makin hancur saja.
Dari pengamatan yang dilakukan, kerusakan tersebut sudah mulai dirasakan saat akan memasuki ruas jalan Kelok Sembilan. Aspalnya sudah banyak mengelupas dan badan jalan menjadi bergelombang bahkan juga ada yang berlobang.
Kalau musim hujan tiba, sebagian ruas jalan jadi kubangan lumpur, sehingga kendaraan akan sulit melewatinya. "Hal ini sedang menjadi sumber kemacetan di ruas jalan ini," ungkap Sukmo (48) salah seorang pengendara.
Dia menyayangkan pihak proyek yang tidak peduli terhadap kondisi Kelok Sembilan yang semakin babak belur akibat adanya proyek ini. "Seharusnya dalam pelaksanaan proyek jalan layang tersebut, jalan yang lama tetap dipelihara bahkan kalau perlu ditingkatkan," tambahnya.(ad)
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Sinergi Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara 2026, 200 Wartawan Siap Digembleng di Bogor
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum