PEKANBARU (RiauInfo) - PLN Cabang Pekanbaru makin bersikap tak profesional dan kampungan saja. Pasalnya setiap listrik padam, telepon pengaduan pelanggan selalu digantung sehingga masyarakat tidak bisa minta informasi mengenai listrik.
Seperti yang terjadi Kamis (30/7) malam tadi, sejumlah warga Jalan Hangtuah, Pekanbaru, berang karena tidak bisa menanyakan ke PLN kepada listrik kembali padam, padahal baru 2 jam menyala. "Kami tidak bisa menelepon karena telponnya digantung," ungkap Burhan sambil menahan emosinya.
Dia mengatakan, seharusnya pihak PLN tidak bersifat pengecut seperti itu. Telepon harus tetap terpasang agar setiap pelanggan bisa menghubungi PLN jika perlu informasi. "Tapi kalau begini caranya, sama saja PLN menghindar dari pelanggannya," ungkapnya lagi.
Hal yang sama juga diungkapkan Yusuf, warga Jalan Bambu Kuning yang kecewa atas sikap PLN yang menggantungkan teleponnya. "PLN benar-benar kampungan, setiap listrik padam mereka buru-buru menggantungkan teleponnya karena takut dicerca pelanggan," tandasnya.
Disebutkannya, PLN seakan-akan menghindar dari ketidakbecusan yang mereka lakukan. Seharusnya mereka hadapi masyarakat yang kecewa atas pelayanan mereka yang super buruk itu. "Jangan malah menghindar dengan menggantung telepon. Dasar kampungan!," tambah Yusuf dengan emosi.(ad)WARGA BERANG Setiap Listrik Padam, Telepon PLN Digantung
Kiki
Kamis, 30 Juli 2009 - 14:06:57 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - PLN Cabang Pekanbaru makin bersikap tak profesional dan kampungan saja. Pasalnya setiap listrik padam, telepon pengaduan pelanggan selalu digantung sehingga masyarakat tidak bisa minta informasi mengenai listrik.
Seperti yang terjadi Kamis (30/7) malam tadi, sejumlah warga Jalan Hangtuah, Pekanbaru, berang karena tidak bisa menanyakan ke PLN kepada listrik kembali padam, padahal baru 2 jam menyala. "Kami tidak bisa menelepon karena telponnya digantung," ungkap Burhan sambil menahan emosinya.
Dia mengatakan, seharusnya pihak PLN tidak bersifat pengecut seperti itu. Telepon harus tetap terpasang agar setiap pelanggan bisa menghubungi PLN jika perlu informasi. "Tapi kalau begini caranya, sama saja PLN menghindar dari pelanggannya," ungkapnya lagi.
Hal yang sama juga diungkapkan Yusuf, warga Jalan Bambu Kuning yang kecewa atas sikap PLN yang menggantungkan teleponnya. "PLN benar-benar kampungan, setiap listrik padam mereka buru-buru menggantungkan teleponnya karena takut dicerca pelanggan," tandasnya.
Disebutkannya, PLN seakan-akan menghindar dari ketidakbecusan yang mereka lakukan. Seharusnya mereka hadapi masyarakat yang kecewa atas pelayanan mereka yang super buruk itu. "Jangan malah menghindar dengan menggantung telepon. Dasar kampungan!," tambah Yusuf dengan emosi.(ad)Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32:00 Wib Umum
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31:00 Wib Umum
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45:11 Wib Umum
Imigrasi Siak Perkuat Komunikasi Publik Lewat Silaturahmi dengan PWI Riau
Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44:00 Wib Umum