"Saat ini kami sedang menyusun nama-nama perusahaan yang tidak patuh membayar pajak itu untuk kemudian akan diumumkan kepada khalayah," ungkap Kepala Dispenda Riau Said Mukri kepada wartawan di Pekanbaru. Ini dilakukan agar perusahaan itu segera membayar pajaknya.
Said Mukri menambahkan, selain membeberkan perusahaan-perusahaan yang enggan membayar pajak, pihaknya juga akan merilis beberapa perusahaan terbaik yang dinilai patuh membayar pajak. Perusahaan tersebut juga akan diberikan semacam penghargaan.
Dia menyebutkan, perusahaan yang paling besar memiliki tunggakan pajaknya di Riau adalah PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Perusahaan ini memiliki tunggakan pajak mencapai Rp26 miliar yang berasal dari pajak pemakaian air bawah tanah.
Sedangkan perusahaan yang dinlai patuh membayar pajak adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang dan PT Chevron Pacific Indonesia. Menurut Said Mukri, kedua perusahaan ini selalu patuh membayar pajak, termasuk pajak air bawah tanah.(ad)
Banyak Perusahaan di Riau Tak Taat Bayar Pajak
Kiki
Jumat, 25 September 2009 - 02:27:20 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ternyata sampai saat ini banyak perusahaan di Riau yang tidak taat membayar pajak. Karena itu akhir tahun 2009 ini Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau akan membeberkan nama-nama perusahaan yang tak patuh membayar pajak itu.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum