Seperti di halte SAUM yang berada di depan pasar Ramayana mencatat penjualan tiketnya mencapai Rp.2,5 jutaan lebih pada Sabtu (26/9/09) kemarin. Sedangkan pada Minggu (27/9/09) ini penjulan tiket seharga Rp.3.000 tersebut mencapai Rp.3 jutaan lebih.
Petugas penjual tiket Trans Metro mengakui lonjakan hanya terjadi pada hari lebaran yang melebihi dari hari biasa. Pada hari libur biasa seperti Sabtu dan Minggu, penjulan tiket maksimal hanya mencapai Rp.1,5 juta. Namun peningkatan penjualan tiket SAUM juga tidak merata pada setiap halte. Seperti halte yang berada di depan kantor Bank Indonesia (BI) Pekanbaru mengaku hanya menjualkan 57 tiket hingga pukul 19.30 WIB.
"Setiap halte memang berbeda penjualan tiketnya. Kemarin saya menjualkan tiket mencapai omset Rp.3 jutaan di halte depan Ramayan. Sedangkan saat bertugas disini (halte depan kantor BI-red), baru menjualkan 57 tiket higga malam ini,"ungkap penjual tiket SAUM yang tidak mau dikutip namanya kepada RiauInfo.(Surya)
Jumlah Penumpang Trans Metro Meningkat
Kiki
Ahad, 27 September 2009 - 14:02:52 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Penumpang Sarana Angkutan Masal Umum (SAUM) Trans Metro Pekanbaru, mengalami lonjakan jelang akhir libur lebaran 2009. Peningkatan jumlah penumpang terdata di beberapa halte Trans Metro yang dekat dengan sara keramaian Kota Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis