Seperti yang diamati kontributor RiauInfo di Padang, beberapa pedagang kakilima sudah membuka usahanya di sekitar depan Pasar Raya, Padang. Mereka adanya yang menjual buah-buahan, pakaian, dan beberapa kebutuhan sehari-hari.
Sedangkan di Pasar Raya sama sekali tidak ada kegiatan, karena kondisi pasar tersebut sudah babak belur akibat gempa. Para pedagang memanfaatkan kekosongan kegiatan perdagangan itu dengan memulai usahanya kembali lebih awal.
Hanya saja para pedagang mengaku jual beli masih sepi. Bahkan sampai siang ini, ada beberapa pedagang yang belum melakukan transaksi jual beli. "Pembelinya masih sepi, bahkan beberapa pedagang ada yang belum melakukan jual beli sama sekali," ungkap Usman, salah seorang pembeli.
Dia menyebutkan masih sepinya pembeli karena umumnya warga Padang saat ini masih sibuk membenahi rumahnya yang sudah runtuh akibat gempa. Selain itu juga disebabkan warga Padang telah mendapatkan bantuan keperluan sehari-hari dari para dermawan.(ad)
Pedagang Kakilima Mulai Berdagang di Padang
Kiki
Ahad, 04 Oktober 2009 - 05:36:37 WIB
PADANG (RiauInfo) - Setelah perekonomian Kota Pedang mati total sejak gempa berkekuatan 7,6 memporak porandakan kota ini, sejak Minggu (4/10) ini kegiatan perdagangan mulai dilakukan, terutama perdagangan kecil-kecilan, seperti di kakilima.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis