Kepala Kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Rahmad Tauladani mengatakan, peningkatan konvergensi disebabkan oleh tekanan rendah yang terjadi di sebelah Barat Pulau Sumatera. Tekanan rendah ini menyedot udara dari gangguan cuaca Laut Cina Selatan. Sehingga perputaran udara yang melewati Sumatera telah membentuk awan di atas pulau Andalas ini.
"Tekanan rendah telah membentuk konvergensi yang menyuburkan awan konvektif di udara Sumatera. Sehingga secara umum cuaca hujan telah mewarnai sejumlah daerah, termasuk Provinsi Riau di Sumatera hari ini. Hujan telah menekan titik api hingga jke titik nol,"ungkap Rahmad Tauladani.
BMKG Pekanbaru juga mencatat hujan akibat awan konvektif ini juga sering menimbulkan petir, angin kencang dan cuaca buruk.(Surya)
HUJAN MERATA... Sumatera Kembali Bebas Titik Api
Kiki
Sabtu, 07 November 2009 - 12:03:58 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Wilayah Pulau Sumatera dinyatakan bebas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Sabtu (7/11/09) ini. Keadaan itu menyusul relatif meratanya hujan yang terjadi di Pulau Andalas hari ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan konvergensi awan rawan hujan meningkat di udara Sumatera.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan