Tim yang terdiri dari 12 orang pejabat di lingkungan Pempro Riau itu diberangkatkan melalui program kerja BPMPD Riau tahun 2009 ini. Ini bagian dari programmenumbuhkan investasi di Riau kepada investor di dua negara Eropa itu.
Kepla Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau, Feizal Qomar mengatakan di sana tim menawarkan peluang investasi seperti bidang perdagangan, bidang perkebunan yang meliputi industri cluster kelapa sawit, bidang energi dan infrastruktur.
Pejabat yang akan berangkat itu, selain Feisal Qomar, juga Herlian Saleh (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan), M Yafiz (Kepala Dinas Perekbunan), Abdul Lafiz (Kepala Dinas Pertambangan dan Energi), Tengku Dahril (Kepala Dinas Perikanan).
Selanjutnya beberapa kepala bidang di dinas terait, dan Tengku Azwir (Ketua Komisi B DPRD Riau). Semula rombongan dipimpin Gubri HM Rusli Zainal, namun karena kesibukannya, Gubri akhirnya batal ikut.(ad)
Pemprov Riau Tawarkan Peluang Investasi ke Eropa
Kiki
Jumat, 20 November 2009 - 07:32:36 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk menarik investor agar berdatangan ke Riau, Pemprov Riau melakukan lawatan ke sejumlah negara di Eropa, seperti e Belanda dan Norwegia. Disana tim akan menawarkan peluang investasi di Riau.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis