Berdasar pantauan satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, Provinsi Riau mempunyai 24 titik api dari total 28 titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Sumatera hari ini.
Sedangkan 4 titik api lagi terdapat di daerah Provinsi Jambi. Kepala Kantor BMKG Pekanbaru Philip Mutamu melalu staf analisa Slamet Riyadi mengatakan, kebakaran hutan dan lahan selalu akan cepat menjamur jika cuaca cerah berawan dan temperatur tinggi di wilayah Sumatera.
Seperti halnya Riau yang mengalmai cuaca cerah dengan temperatur maksimum 34 derjat celsius sepnjang siang ini. Bahkan, BMKG mendapatkan tidak adanya peluang hujan di Riau. Secara umum, potensi hujan wilayah Sumatera terganggu oleh angin dari gangguan tropis di Utara, wilayah Samudera Pasifik.
"Secara umum, arah angin dari Barat Daya dan Barat karena adanya gangguan trpois terjadi pembelokan yang memicu kecepatan angin di Sumatera termasuk Riau. Angin ini menggagalkan pembentukan awan atau hujan,"ungkap Slamet Riyadi.(Surya)
28 Titik Api Menyala di Sumatera
Kiki
Rabu, 25 November 2009 - 12:08:08 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Riau kembali tercatat sebagai provinsi yang paling banyak mengalami kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pulau Sumatera, Rabu (25/11/09) ini. Bahkan dari total jumlah kebakran hutan dan lahan Sumatera, Provinsi Riau menyumbang 90 persen titik api.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan