Larangan ini berlaku dalam waktu tak ditentukan, sebab sampai saat ini gelombang di perairan tersebut masih cukup tinggi dan berbahaya bagi kapal-kapal feberglass. Mungkin kalau gelombang laut sudah mulai mereda, kapal-kapal itu baru diperbolehkan berlayar kembali.
Kepala Dinas Perhubungan Riau, Ruslaini Rahman saat dihubungi di Pekanbaru membenarkan adanya larangan tersebut. Dia menyebutkan Dephub mengeluarkan larangan itu mengingat kondisi gelombang laut yang masih membahayakan kapal-kapal penumpang.
Selama kapal-kapal dari fiberglass tersebut dilarang berlayar, maka pelayaran di perairan Riau diganti dengan kapal berbahan besi. Menurut dia, di Riau memang yang mendominasi pelayaran antar pulau termasuk tujuan luar negeri menggunakan kapal fiber.(ad)
Kapal Fiber Dilarang Berlayar di Perairan Riau
Kiki
Senin, 30 November 2009 - 01:35:00 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Menyusul musibah tenggelamnya kapal Dumai Expres 10 beberapa waktu lalu di Perairan Tanjungbalai Karimun (Kepri), Departemen Perhubungan RI mengeluarkan larangan kapal-kapal terbuat dari feberglass berlayar di perairan Riau.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan