Buah duku itu selain di jual di tempat-tempat penjualan buah, juga banyak ditemukan di pinggir-pinggir jalan. Pedagang ada yang menjualnya dengan gerobak, dan ada pula dengan menggunakan mobil bak terbuka.
Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Hangtuah, belasan pedagang duku Palembang menggelar dagangannya di pinggir jalan. Salah satunya Ali, mengaku sudah sepekan ini berjualan duku. "Saya sudah seminggu menjual duku Palembang," ujarnya.
Dia menyebutkan berjualan duku memang besar juga resikonya, tapi keuntungannya cukup besar. Resikonya, buah duku cepat membusuk. Dua hari saja tidak laku, buah duku akan menghitam lalu membusuk. "Makanya duku yang kita jual harus segera habis," ungkapnya.
Namun dibalik resiko itu, keuntungan cukup besar sudah menanti. Sebab
buah duku itu dijual dengan harga hampir dua kali lipat dari modalnya. "Makanya kalau buah duku banyak yang laku, kita akan mendapat keuntungan cukup besar," ungkapnya.(ad)
Duku Palembang Kembali Banjiri Kota Pekanbaru
Kiki
Jumat, 04 Desember 2009 - 13:54:06 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Dalam beberapa hari terakhir ini duku Palembang kembali membanjiri kota Pekanbaru. Hampir di setiap tempat d kota ini ditemukan pedagang duku dengan harga variasi berkisar antara Rp7.000 sampai Rp10.000 perkilogram.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis