"Dengan adanya kenyataan peserta yang tidak ikut ujian tapi dinyatakan lulus ini, maka seharusnya kita melakukan boikot saja untuk penerimaan CPNS tahun depan. Caranya jangan ada lagi yang melamar untuk ujian CPNS selanjutnya,"ungkap seorang peserta CPNS yang gagal dan tidak mau dikutip namanya ke RiauInfo.
Bahkan usulan tersebut dikuatkannya dengan melakukan aksi melarang orang melakukan lamaran CPNS nantinya. Sehingga, diyakini akan tidak ada satu orang pun yang akan mengikuti ujian.
"Harus ada yang berinisiatif, jika perlu dibentuklah tim boikot lamaran CPNS nantinya. Ya, ditempatkan saja di sejumlah kantor pos untuk memboikot yang ingin melamar. Jika ini dinilai sebagai pelanggaran, maka unsur KKN dalam seleksi juga harus diadili,"ungkap peserta yang gagal tersebut kepada RiauInfo.
Semantara itu, panitia pelaksana penerimaan CPNS Riau BKD Provinsi Riau menyatakan telah melakukan seleksi tertulis dengan standar nasional. Dimana, proses penilaian dan pembentukan soal ditangani oleh pihak luar daerah.(Surya)
Warga Usulkan Boikot Tes CPNS
Kiki
Rabu, 09 Desember 2009 - 03:35:44 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Carut marut dan gonjang ganjing tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Riau 2009 menjadi pukulan mental bagi pelamar yang tidak lulus. Ditengah kuatnya aroma nepotisme, muncul usulan boikot terhadap proses penerimaan CPNS.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Mahfud MD Tolak Ajakan Denny Indrayana Gugat Syarat Pendidikan Gibran
Selasa, 29 September 2026 - 11:33:00 Wib Hukrim
WN Malaysia Overstay 60 Hari Dideportasi dari Pekanbaru
Selasa, 22 September 2026 - 11:26:09 Wib Hukrim
KPK Tetapkan Bupati Kuansing, Sekda, dan Direktur PT MIS sebagai Tersangka Suap Jabatan
Rabu, 01 Juli 2026 - 19:17:00 Wib Hukrim