"Jadi kalau ada pihak yang menyebutkan tingkat hunian hotel di Pekanbaru sudah jenuh dan jumlah hotel sudah melebihi, itu sama juga bohong," ungkap Andauri, salah seorang pengusaha sukses Pekanbaru kepada RiauInfo, Kamis (10/12) di Pekanbaru.
Dia menyesalkan pernyataan Ketua PHRI Riau Indra B Syukur yang menyebutkan jumlah hotel di Pekanbaru sudah melebihi sehingga mendesak pemerintah kota untuk tidak sembarangan memberi izin investasi hotel.
Menurut dia, sikap tersebut menunjukkan adanya ketakutan dalam menghadapi persaingan bisnis di bidang perhotelan. Padahal kalau hotel semakin banyak di Pekanbaru, dampaknya bagi perekonomian kota ini semakin besar.
Karena itu dia mendukung sikap pemerintah kota Pekanbaru yang berusaha memberikan kemudahan bagi para investor yang akan menanamkan modalnya di bidang perhotelan. Sikap ini akan berdampak memajukan dunia investasi dan perekonomian kota Pekanbaru.(ad)
Bisnis Perhotelan di Pekanbaru Masih Menjanjikan
Kiki
Kamis, 10 Desember 2009 - 15:00:08 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Bisnis perhotelan di Pekanbaru masih menjanjikan. Sebab selain perkembangan kota ini sangat tinggi, juga Pekanbaru selalu dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan event-event bersifat nasional maupun internasional.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis