Pelaku usaha kolding mengaku mengalami penurunan omset 25 hingga 40 opersen dibanding hari cuaca cerah biasanya. Pada hari biasa tanpa hujan, penjual kolding bisa memperoleh omset sekitar Rp.500 ribu hingga Rp.700 ribu dengan rata-rata penjualn minimal 100 porsi perharinya.
"Jika hari cerah tanpa hujan, minimal kita menjualkan 100 porsi dengan harga Rp.5.000 untuk satu porsinya. Jadi omset pada hari yang cerah tanpa hujan minimalnya Rp.500 ribu sehari,"ungkap Bambang yang menjual kolding.
Omset pedagang kolding terpukul dengan hujan yang turun tanpa mengenal waktu pada siang harinya di Pekanbaru. Bahkan, hujan turun silih berganti itu meski reda, tetap saja meninggalkan bekas mendung dan suasana adem di Kota Bertuah hingga malam ini.(Surya)
Hujan Kembali Tekan Omset Kolding
Kiki
Senin, 18 Desember 2006 - 14:30:13 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Cuaca hujan yang mewarnai Pekanbaru dan Riau secara umum dalam pada siang hari tadi menjadi pertarungan tersendiri bagi pelaku usaha Kolak Dingin alias Kolding di kawasan jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, Jumat (18/12/09) ini. Pasalnya, omset penjual kolding turun drastis menyusul hujan ringan disertai angin yang terjadi selepas duhur siang hingga sore di Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexKonflik Petani Kelapa Inhil Berlarut 9 Tahun, DPR Desak Pemerintah Bertindak
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Prioritaskan 3T
INA: Energi Jadi Kunci Investasi Data Center AI di Indonesia
Pemerintah Alihkan 60 Persen Kendali Whoosh, Utang Jadi Sorotan
Kabut Asap Riau Adalah Kejahatan Lingkungan yang Terus Berulang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
AREBI Summit 2026 Targetkan 1.000 Pelaku Properti di Jakarta
Senin, 07 September 2026 - 10:45:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Investasi Hilirisasi Indonesia Tembus Rp300,1 Triliun, Ini Strateginya
Ahad, 06 September 2026 - 10:03:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027
Ahad, 06 September 2026 - 09:24:00 Wib Ekonomi & Bisnis
TelkomProperty Optimalisasi 3.010 Aset, Separuh Sudah Berhasil
Sabtu, 05 September 2026 - 15:02:00 Wib Ekonomi & Bisnis