"Corong terompet ini umumnya dari kertas yang dibalut hiasan. Jika hujan kita terpaksa tutup. Namanya jualan sekali setahun, tentunya kita tidak mau rugi,"ungkap Khaidir (51) yang menjual terompet.Hal yang sama juga dikatakan Buyung, penjual terompet musiman yang kesehariannya adalah seorang pedagang rokok di jalan Subrantas Panam. Usaha jual terompet ini baru dilakukannya hari ini. Para penjual terompet tersebut mengaku siaga kondisi langit jika ingin menggelar dagangan terompetnya.
"Ya, kita mesti waspada terhadap gejala hujan yang kadang tiba-tiba turun. Kita sudah siapkan terpal plastik untuk mengamankan jualan untuk sementara sebelum dibawa lagi ke rumah jika terjadi hujan,"ungkapnya.(Surya)
Omset Terompet Terancam Cuaca Hujan
Kiki
Rabu, 30 Desember 2009 - 15:03:04 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Penjual terompet yang berjejr di sejumlah sudut kota Pekanbaru merasa terancam dengan cuaca hujan. Pasalnya, terompet yang umumnya berbahan dasar kertas tersebut akan mudah hancur diterpa hujan. Pedagang terompet musiman mengaku tidak mau ambil resiko rugi jika terjadi hujan di Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Walikota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Industri Sawit dan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:49:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Sawit
Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:20:00 Wib Ekonomi & Bisnis