Pihak Disperindag sudah menjamin ketersediaan minyak tanah dalam jumlah mencukupi di Riau. "Program konversi itu tidak akan mengurangi kuota minyak tanah untuk masyarakat," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riau, Herlian Saleh.
Dia menyebutkan, sampai saat ini belum ada pengurangan kuota minyak tanah untuk Riau, meskipun program konversi sudah mulai berjalan. Jadi masyarakat yang masih menggunakan minyak tanah tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan minyak tanah.
Memang diakuinya, ada rencana pencabutan subsidi minyak tanah jika program konversi benar-benar sudah berjalan. "Namun pencabutan itu bukan sekarang, kita menunggu dulu program ini benar-benar telah berjalan," tambah Herlian lagi.
Mengenai terjadinya kenaikan harga minyak tanah akhir-akhir ini, Herliyan mengatakan hal ini disebabkan oleh prilaku masyarakat yang memborong minyak tanah. Mungkin karena masyarakat khawatir akan terjadinya pengurangan kuota, makanya mereka memborong minyak tanah dalam jumlah besar.(ad)
Stok Minyak Tanah di Riau Tetap Aman
Kiki
Rabu, 13 Januari 2010 - 04:56:16 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Meski saat ini sedang dilakukan program konversi minyak tanah ke gas elpiji di dua kota di Riau, yakni Pekanbaru dan Dumai, namun masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan minyak tanah di daerah ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum