Kasus kematian unggar secara mendadak itu tersebar di empat kabupaten/kota di Riau, yakni di Kabupaten Indragiri Hulu (115 ekor ayam), Kabupaten Siak (69 ekor ayam), kabupaten Rokan Hulu (17 ekor ayam), dan Pekanbaru (4 ekor ayam).
Untuk mengurangi tingkat risiko penyebaran ekstrim, Dinas Peternakan Riau membentuk tim reaksi cepat penanggulangan bahaya flu burung untuk memantau dan membantu masyarakat dalam vaksinasi dan penyebaran cairan disifektan.
"Kita juga berharap masyarakat meningkatkan kesadarannya terhadap bahaya virus flu burung dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama kebersihan di kandang unggas," ungkap Kepala Dinas Peternakan Riau, Patrianov di Pekanbaru.
Dinas Peternakan Riau sendiri telah mencatat sejak 2008 hingga 2009, populasi kematian unggas akibat flu burung cenderung mengalami peningkatan. Tahun 2008 tercatat sebanyak 2.897 kasus, dan di tahun 2009 meningkat menjadi 4.232 kasus.(ad)
Riau Belum Bebas dari Wabah Flu Burung
Kiki
Rabu, 13 Januari 2010 - 04:57:11 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini Riau ternyata belum bebas dari wabah flu burung. Sampai saat ini kasus flu burung masih terus terjadi, bahkan sepanjang Januari saja sudah 225 ekor unggas dilaporkan mati mendadak.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Stamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:11:36 Wib Kesehatan
HUT Ke-7 Primaya Hospital Hadirkan Layanan Modern dan Lindungi 300 Pekerja Rentan
Rabu, 05 Agustus 2026 - 07:48:47 Wib Kesehatan
Ratusan Peserta Meriahkan Semarak Gerak Sehat Prolanis BPJS Kesehatan di Pekanbaru
Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:25:29 Wib Kesehatan
BPJS Kesehatan Pekanbaru Gelar Semarak Gerak Sehat Prolanis 11 Juli
Selasa, 07 Juli 2026 - 23:29:20 Wib Kesehatan